Hukum & Kriminal

Warga Sokobanah dan LSM Geruduk Kejari Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Belasan warga Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang didampingi LSM Jatim Corruption Watch (JCW), mendatangi kantor kejaksaan negeri setempat guna menindaklanjuti laporan dugaan korupsi dana desa di Desa Sokobanah Daya TA 2018, Selasa (21/5/2019).

Pantauan di lokasi, kedatangan mereka ditemui langsung oleh Maskur, Kepala Kejari Sampang, yang baru menjabat belum genap satu bulan, serta didampingi oleh Kasi intel dan Kasi Pidsus.

Ketua JCW Sampang, Moh Tohir dihadapan Kajari menjelaskan jika kedatanganya bersama perwakilan warga Sokobanah Daya, ingin mengetahui langsung perkembangan penanganan kasus dugaan penyimpangan dana desa yang dilaporkanya sekitar satu bulan lalu. “Pasca laporan kami sebulan lalu, memang Kejaksaan terjun langsung ke proyek irigasi yang menelan anggaran ratusan juta rupiah itu, namun hingga saat ini masih belum ada kejelasan laporan tersebut,” jelasnya.

Lanjut H. Moh Tohir, kami berharap Kajari Sampang yang baru ini bisa menindaklanjuti laporan kami bersama warga terkait kasus Proyek Irigasi yang bersumber dari DD Tahun Anggaran 2018. Kegiatan saluran irigasi tidak sesuai dengan usulan masyarakat yang tertuang di RAPB-Des, bahkan kegiatan tersebut sebelumnya sudah ada kegiatan pokmas, saluran irigasi alias diduga tumpang tindih.

Sementara ditempat yang sama Maskur Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, menjelaskan, terkait laporan tersebut sudah tertangani bahkan sudah ada tim di kejaksaan, saat Ini masih tahapan full data, jika ditemukan alat bukti maka baru kemudian ditingkatkan.

“Penangan hukum itu perlu bukti dan saksi, untuk membuktikan bahwa kegiatan itu bermasalah. bahkan tim penanganan kasus ini sudah kita bentuk, percayakanlah pada kami untuk terus melakukan pengembangan apakah ada penyimpangan dan berapa kerugian negara,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Berdasarkan data laporan, dugaan korupsi pengelolaan Dana Desa TA 2018, proyek saluran irigasi di Dusun Lebak, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, menyedot anggaran sebesar Rp. 589.246.000, dengan volume pengerjaan 638 meter.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar