Hukum & Kriminal

Warga Mojokerto Rampas Ponsel Pelajar di Gresik

Foto ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Tersangka Piter Emanuel (38) warga asal Desa Ketuporong, Kecamatan Ketuporong, Mojokerto diamankan polisi. Piter nama panggilannya merampas ponsel milik Mareta Nisa (17) pelajar asal Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Kasus perampasan ponsel ini berawal korban (Mareta Nisa) bersama rekannya Alvia Deviyanti sedang membeli minuman di Jalan Raya Perum Kota Baru Driyorejo (KBD). Tiba-tiba didatangi pelaku dengan mengendarai motor Yamaha Zupiter S 5522 NN. Tanpa basa-basi pelaku langsung ponsel milik korban.

Usai merampas ponsel, pelaku langsung kabur ke arah selatan. Tepatnya, di Jalan Intan Perum KBD. Korban yang merasa ponsel dirampas berteriak meminta tolong kepada warga.

Teriakan korban didengar warga. Tanpa dikomando warga mengejar pelaku. Apesnya, jalan yang dilalui pelaku semuanya ditutup, dan hanya satu jalan karena ada pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Akhirnya pelaku tidak berkutik dan terkepung warga. Pelaku jadi bulan-bulanan warga. Setelah itu, diserahkan ke Polsek Driyorejo.

Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin membenarkan adanya pelaku tindak kejahatan perampasan ponsel milik seorang pelajar.

“Pelaku beserta barang bukti diamankan di Polsek Driyorejo untuk dilakukan penyidikan,” ujarnya, Minggu (26/04/2020).

Sementara itu, pelaku Piter Emanuel hanya bisa pasrah aksinya kepergok warga dan berurusan dengan polisi.

“Saya baru pertama kali melakukan tindak kejahatan,” paparnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, Piter Emanuel saat ini meringkuk di penjara. Akibat perbuatannya itu, warga asal Ketuporong Mojokerto itu, dijerat pasal 362 KHUP. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar