Hukum & Kriminal

Warga Kedamean Gresik Terekam Kamera CCTV saat Mencuri Ponsel

Arifin (tengah) pelaku pencurian ponsel milik majikannya diamankan polisi setelah terekam kamera CCTV

Gresik (beritajatim.com) – Tersangka Arifin (43) hanya bisa termenung kecut saat dirinya terekam kamera CCTV sewaktu mencuri ponsel milik majikannya Arief Rachman . Pelaku asal Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik kini mendekam di penjara usai menjalani pemeriksaan.

Kasus pencurian ini berawal saat pelaku Arifin sedang kongkow-kongkow, atau ngopi sendirian di depan rumah korban (Arief Rachman) sambil duduk di kursi panjang ada ponsel tergeletak di tempat tersebut.

Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung mengambil lalu ditaruh di dalam saku celana sebelah kiri. Tidak lama kemudian, pelaku bergegas pindah ke tempat lain sambil menawarkan barang curiannya ke Samsul Anwar yang kini menjadi daftar pencarian orang (DPO).

Ponsel curian tersebut ditawarkan ke rekan pelaku seharga Rp 500 ribu. Setelah ponsel terjual, pelaku bergegas pulang ke rumah untuk istirahat. Tepatnya, di Dusun Kalangan Desa Karangandong, Driyorejo, Gresik. Selang beberapa menit korban mencari ponselnya yang hilang dicuri orang. Selanjutnya, korban
embuka alat bantu berupa kamera CCTV yang terpasang di atas gerbang pintu atas pojok kiri.

Setelah rekaman kamera CCTV dibuka. Ternyata benar ponselnya hilang dicuri orang atau anak buahnya sendiri. Mengetahui hal itu, korban lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Menganti. Petugas yang datang ke lokasi memutar ulang kamera CCTV milik korban. Berdasarkan ciri-cirinya mengarah ke Arifin. Petugas lalu memburu pelaku di tempat tinggalnya. Usai digeledah ditemukan barang bukti ponsel milik korban.

Kapolsek Kedamean AKP Ali Saiful membenarkan kasus tersebut. Pelaku merupakan anak buah korban. Sebab, ponsel korban itu saat dicuri ada di Dewi Maya Sari karena sesuai GPS yang terpasang ponsel milik korban itu sempat diamankan.

“Ponsel milik korban yang dicuri tersangka Arifin sempat ditaruh di meja etalase toko yang ada di Dusun Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Selanjutnya, barang bukti tersebut diamankannkan guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (22/02/2021).

Sementara itu, pelaku Arifin mengaku dirinya terpaksa mencuri karena kepepet kebutuhan sehari-sehari. Sebab, gaji pegawai bekerja di tempat majikannya tidak mencukupi. “Saya terpaksa mencuri pak habis untuk kebutuhan sehari-hari. Saya kapok tidak akan mengulangi perbuatan mencuri lagi,” paparnya.

Kini Arifin mendekam di penjara Polsek Kedamean usai menjalani pemeriksaan. Pelaku juga dijerat dengan pasal 363 KHUP. Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu buah ponsel, dan sisa uang sebesar Rp 210 ribu. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar