Hukum & Kriminal

Warga Binaan Lapas Kelas IIB Mojokerto Rekam Data e-KTP

Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi Gerakan Nasional Jemput Bola dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto. Yakni dengan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) serentak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Kegiatan yang digelar serentak di Indonesia selama dua hari ini, Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto berhasil menjaring sembila warga binaan di Lapas Kelas IIB Mojokerto. Dari 440 warga binaan yang tercatat sebagai warga Kabupaten Mojokerto, 393 orang diantaranya sudah melakukan rekam e-KTP.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Eko Wahyudi mengatakan, sebanyak 440 warga binaan yang berasal dari Kabupaten Mojokerto. “Jumlah warga kita yang di Lapas ratusan orang, tapi rata-rata sudah rekam e-KTP. Hanya 9 saja yang belum,” ungkapnya, Jumat (18/1/2019).

Sebanyak sembilan warga binaan tersebut langsung dilakukan rekam data. Pihaknya mengaku menerjukan dua tim dan dua alat rekam untuk kegiatan ini. Masing-masing tim terdiri dari lima orang dengan satu kelengkapan alat rekam.

“Total petugas yang kita terjunkan 10 orang dengan dua alat rekam KTP el. Selain melakukan perekaman, mereka juga melakukan sinkronisasi penyandingan data. Alhamdulillah dengan waktu yang hanya sehari ini, kita bisa menenuhi target pelayanan perekaman KTP-el di lapas Mojokerto,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya juga menuntaskan perekaman e-KTP bagi daftar pemilih tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Pemilu 2019 di seluruh Kabupaten Mojokerto. Jumlah warga yang memiliki hak pilih tercatat sebanyak 831.172 orang dan 1.930 diantaranya belum melakukan rekam KTP-el.

“Kita upayakan sebelum Pemilu digelar, target perekaman ini tuntas,” tegasnya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar