Hukum & Kriminal

Warga Binaan Lapas Banyuwangi Wajib Transaksi Pakai E-Money

Banyuwangi (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi telah memberlakukan kebijakan untuk melakukan seluruh transaksi menggunakan uang elektronik E-Money atau E-Cash. Hal ini untuk menekan peredaran transaksi uang yang digunakan bagi warga binaan lapas tersebut.

“Kita kan ada program, di sini harus zero narkoba, zero handphone dan yang ketiga adalah bebas peredaran uang,” kata Kalapas Banyuwangi, Ketut Akbar Hery Achjar, Kamis (27/2/2020).

Artinya, seluruh kegiatan yang berhubungan dengan transaksi uang sudah digantikan dengan kartu yang berisi uang elektronik. E-Money tersebut hanya bisa digunakan oleh warga binaan saat melakukan transaksi di dalam Lapas.

“Dengan E-Money, kantin sudah pakai E-Money jadi mereka sudah gak bisa menggunakan uang seperti itu. Jadi di sini ada tiga di luar ini satu dan di dalam ada dua lagi yang dikelola oleh koperasi Kopasindo namanya,” ungkapnya.

Meski menggunakan E-Money, para napi tetap mendapatkan kemudahan saat bertransaksi. Selain itu, koperasi menjual barang sesuai dengan ketentuan.

“Di sini harganya dijamin tidak melebihi harga yang ada di toko modern. Ada yang standar toko modern malah ada yang di bawahnya,” terangnya. [rin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar