Hukum & Kriminal

Jelang PSBB

Warga Banjiri Perpanjangan SIM di Colombo dan BG Junction

Surabaya(beritajatim.com) – Kantor pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Colombo dan BG Junction Surabaya akhir-akhir ini dibanjiri pemohon jelang diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya pada 28 April 2020 mendatang.

Seperti diungkapkan Sriwedari (39) warga Mulyorejo, mengurus SIM karena akan habis 30 April 2020 mendatang. Sedangkan PSBB menurut info yang ia terima akan diterapkan pada 25 April 2020 esok.

“Ya takutnya nanti kalau tidak mengurus SIM bisa kena denda. soalnya kalau udah PSBB warga katanya tidak bisa keluar rumah untuk stay home,” ujarnya kepada beritajatim.com.

Tak berbeda jauh dengan Sriwedari, Anton warga Sukomanunggal juga tak ingin ribet jika PSBB diberlakukan. Menurutnya jika PSBB diterapkan maka dirinya tak bisa mengurus SIM. Terlebih dirinya takut jika terlambat urus SIM maka harus mengurus baru dan lebih sulit lagi karena ikut ujian lagi.

“Lah kalau mengurus baru nanti ribet. Malas saja kalau nanti ujian lagi. Tapi kalau diberi despensasi, tapi tanggal mulai kapan dan sampai kapan belum diumumkan. Jadi ya ketimbang ribet mending urus sekarang,” cetusnya.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Candra menjelaskan  warga tak perlu takut saat penerapan PSBB nantinya. Menurutnya meski diberlakukan PSBB nanti tetap bisa mengurus SIM dengan kuota terbatas.

Jika biasanya kuota mencapai 400 pengajuan. Maka pada saat ini dan PSBB nantinya kuota hanya sebanyak 250 pengajuan saja.

“Tenang jangan khawatir dan jangan bingung. Meski penerapan PSBB, tetap ada pelayanan tapi kuota turun menjadi 250 pengajuan saja,” katanya saat dihubungi beritajatim.com.

Sedangkan untuk dispensasi, Polrestabes Surabaya menerapkan sistem tersebut sejak tanggal 17 Maret 2020 sampai pemerintah menyatakan  wabah virus corona telah hilang.

“Pokoknya SIM yang habis sejak 17 Maret 2020 sampai entah kapan pemerintah bilang dapat dispensasi. Jangan sampai berbondong-bondong dan barengan urus SIM saat wabah corona,” tegasnya.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar