Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Wanita Cantik Ini Laporkan KDRT ke Polda Jatim

Chrisney Yuan Wang

Surabaya (beritajatim.com) – Chrisney Yuan Wang membuat laporan pengaduan ke kepolisian. Chrisney yang juga isteri dari pemilik salah satu hotel di Surabaya yakni The Irsan Pribadi Susanto ini mengklaim telah terjadi adanya kekerasan yang dilalukan The Irsan terhasap anaknya RF.

Chrisney dalam membuat lapdu tak dilakukan sendiri namun dia diampingi tim kuasa hukumnya, Hasonangan Hutabarat dan Bayu Trisno Aji salah satu tim advokasi Komnas Perlindungan Anak.

Dalam jumpa persnya Chrisney menyampaikan ada dua laporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dia laporkan, pertama dia sebagai korban sedangkan yang kedua adalah anaknya yang menjadi korban.

Untuk kasus dugaan KDRT dimana Chrisney yang menjadi korban, penyidik Polda Jatim telah menetapkan suaminya itu sebagai tersangka dan berkas perkara telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

“Berkas Perkara dugaan KDRT ini ditangani Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Laela dari Kejati Jatim. Informasi yang saya dapatkan, berkas perkara atas nama Tersangka The Irsan Pribadi Susanto kata JPU Nur Laela sudah P-21 dan segera dilimpahkan ke pengadilan,” timpal Hasonangan Hutabarat.

Selanjutnya untuk dugaan kekerasan anak yang dilakukan The Irsan Pribadi kepada anaknya RF kata Chrisney Yuan Wang pihaknya sudah membuat laporan pengaduan (lapdu) ke Polda Jatim. Penjelasan yang diterima dari pihak penyidik Polda Jatim sambung Chrisney, panggilan karibnya, RF akan dipanggil dan diminta keterangan pekan depan.

“Kekerasan fisik dari papanya itu membuat anak saya RF saat ini tertekan bahkan bisa dibilang depresi,” ucap Chrisney sambil menahan tangis.

Kasus dugaan KDRT dan Kekerasan anak yang dilakukan The Irsan Pribadi Susanto terang Chrisney dipicu kehadiran pihak ketiga atau wanita lain dalam biduk rumah tangganya sejak tahun 2017. Chrisney menjelaskan awalnya perkawinannya dengan Irsan, begitu panggilannya, selama 14 tahun lberjalan harmonis dan dia mengakui Irsan sebelumnya tipe suami yang baik dan bertanggung jawab.

Namun, Chrisney merasa perilaku suaminya tersebut berubah drastis dan sering berperilaku kasar pada dirinya dan anaknya.

Akhirnya demi keselamatan, Chrisney memutuskan ia dan anaknya meninggalkan rumah di Surabaya dan kembali ke rumah orang tuanya di Jakarta. Ia juga meluruskan informasi bila dirinya “minggat” tanpa izin.

“Saya sudah izin ke mertua. Waktu itu mertua mengizinkan karena mereka tahu apa yang saya alami dan anak-anak. Mertua yang merupakan orang tua pak Irsan sendiri merasa sudah angkat tangan melihat tingkah laku pak Irsan yang terkesan gelap mata,” ungkapnya.

Disinggung soal pernyataan Irsan di berbagai media yang menudingnya boros soal keuangan dan telah dilaporkan ke polisi karena mencuri cincin miliknya senilai Rp 1 miliar, Chrisney menjawab itu tidak benar. Ia hanya ibu rumah tangga biasa yang memprioritaskan keuangan untuk kebutuhan rumah tangga dan anaknya. Sedangkan untuk masalah cincin, dia mengakui memang membawa cincin dari pak Irsan, tetapi bukan hasil mencuri.

“Cincin itu dikasihkan pak Irsan kepada saya. Terbawa ketika saya dan anak-anak pulang ke rumah orang tua saya di Jakarta. Wujudnya cincin bermahkota batu mulia blue saphire. Apakah cincin blue saphire ini benar seharga Rp 1 miliar,” tuturnya sambil memperlihatkan wujud cincin yang dipersoalkan tersebut.

Ditanya alasannya mempertahankan perkawinan dengan Irsan meski mengalami KDRT, anaknya dianiaya sampai dilaporkan ke polisi karena dituduh mencuri perhiasan, Chrisney spontan menjawab demi anak. Pasalnya, menurut Chrisney, anak-anaknya terutama yang sulung memintanya agar ia tidak bercerai dengan Irsan.

“Anak saya RF yakin papanya bisa berubah. Saya hanya mengikuti apa yang sudah ditetapkan Tuhan,” ucapnya yang tidak kuasa lagi menahan tangis.

Sementara itu, The Irsan Pribadi Susanto saat dikonfirmasi, terkait dugaan kasus KDRT dan kekerasan anak seperti diungkap istrinya Chrisney Yuan Wang mempersilahkan wartawan agar menghubungi Filipus selaku PH – nya.

“Tolong hubungi lawyer saya. Thanks,” tulis Irsan singkat melalui pesan WhatsApp sembari mengirim nomor kontak Filipus.

Filipus saat dikonfirmasi, berjanji akan memberikan keterangan tertulis. Ia meminta maaf karena saat ini sedang dalam kondisi flu berat.

“Pasti saya temui teman-teman media untuk meluruskan masalah ini,” singkatnya melalui pesan WA.

Sedangkan Kasie Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim Fathur Rohman, membenarkan berkas perkara dugaan KDRT atas nama Tersangka The Irsan Pribadi Susanto telah P-21 (sempurna, Red) tetapi belum tahap II. [uci/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar