Hukum & Kriminal

Wadir RSUD Mojokerto Benarkan Oknum Dokter Diduga Asusila adalah PNS

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Putu Prima. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Wakil Direktur RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto, dr Djalu Naskutub membenarkan terkait status oknum dokter AN yang dilaporkan ke Polres Mojokerto terkait tindakan asusila.

“Iya beliau PNS. Mohon maaf untuk permasalahan di luar rumah sakit, kami tidak tahu. Kebetulan Kadinkes Kabupaten Mojokerto sebagai Plt Direktur RS menugaskan kami untuk menjalankan pelayanan di rumah sakit,” pungkasnya.

Dugaan kasus persetubuhan dan pencabulan dengan terlapor oknum dokter di Mojokerto dalam penyelidikan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto.

Diketahui oknum dokter tersebut berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di RSUD Prof Dr Soekandar Kabupaten Mojokerto tersebut melakukan tindakan asusila terhadap seorang pelajar.

Kasusnya saat ini menjadi perhatian serius unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kabupaten Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Putu Prima mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari saksi-saksi dan barang bukti.

“Sejauh ini, kami sudah memeriksa ibu korban, korban itu sendiri didampingi sang ibu,” ungkapnya, Kamis (21/11/2019).

Masih kata Kasat, selain korban P (15) dan ibu korban, SD (47), pihaknya juga memeriksa satu orang saksi yang mengetahui peristiwa tersebut. Pihaknya mengaku masih mendalami dugaan kasus persetubuhan dan pencabulan yang menimpa pelajar asal Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto tersebut.

Beritajatim.com mencoba mendatangi tempat praktek oknum dokter AN (60) di  Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Namun tempat praktek dalam keadaan tutup, dalam papan nama tertera jam buka praktek pukul 07.00 WIB-08.00 WIB dan pukul 18.30 WIB-20.00 WIB, hari Minggu dan hari besar tutup.

Namun saat hendak meninggalkan tempat praktek, sebuah mobil sedan milik oknum dokter tersebut datang. Seorang sopir turun dan mengatakan jika oknum dokter tersebut saat ini ada jadwal operasi di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.(tin/ted)

 

 



Apa Reaksi Anda?

Komentar