Hukum & Kriminal

Viral di Media Sosial, Aksi Kriminal Tukang Bubur Berakhir di Penjara

Polresta Malang Kota marilis pelaku pencurian viral di medsos.

Malang(beritajatim.com) – Aksi kriminal penjual bubur keliling Zan Zan Antonio (32) berakhir di tangan polisi. Sebelumnya dia melakukan aksi nekat mencuri sebuah handphone di salah satu konter handphone di Kota Malang. Aksinya terekam kamera CCTV konter.

Dia datang ke konter handphone dengan modus berpura-pura jadi pembeli. Saat kondisi penjual lengah, dia langsung membawa kabur handphone itu. Aksinya sempat viral di media sosial karena rekaman CCTV konter diunggah di media sosial.

Usai mencuri handphone, dia pulang menuju rumah kontrakan di Jalan Dr Sutomo Lawang, Malang. Dalam perjalanannya dia mampir pada sebuah toko ritel. Sambil membawa golok dia meminta rokok pada pegawai toko ritel tersebut. Aksinya pun terekam CCTV, tidak lama kemudian dua aksi kriminalnya viral di media sosial.

“Berdasarkan laporan warga dan video yang viral di media sosial tersangka berhasil kita tangkap. Dia melakukannya dengan seorang rekan berinisial L. Sampai saat ini kami masih lakukan pengejaran,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Senin, (27/1/2020).

Leonardus mengatakan, saat polisi melakukan penggeledahan di rumah kontrakan pihaknya menemukan sejumlah barang bukti, diantaranya handphone, golok, sepeda dan baju. Akibat perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sementara itu, Zan Zan mengaku mencuri handphone dan memalak penjaga toko dengan meminta rokok baru pertama kali dia lakukan. Zan Zan mengaku nekat melakukan pencurian karena dalam pengaruh minuman keras.

“Saya pertama kali melakukan pencurian, saat itu kondisi mabuk,” tandasnya. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar