Hukum & Kriminal

Video Syur Pak Dokter dan Bu Bidan, Sang Suami ke Mapolres Jember

Foto ilustrasi

Jember (beritajatim.com) – Tersebarnya video porno berisi adegan syur oknum dokter laki-laki dan bidan perempuan membuat suami sang bidan tak terima. Ia mendatangi kantor Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, Kamis (12/11/2020).

“Saya masih berkonsultasi saja dengan polisi. Warga meminta saya untuk melakukan proses ini. Konsultasi masih sebatas saya tanya bagaimana prosesnya, dan apa yang perlu saya siapkan untuk melanjutkan ini ke proses hukum. Masih sebatas itu,” kata suami sang bidan selepas bertemu petugas kepolisian.

Suami sang bidan ingin ada penegakan hukum. “Kami ingin ada efek jera dari proses hukum. Rumah tangga saya hancur sekarang. Apalagi anak saya masih kecil,” katanya.

Ada tiga video porno yang beredar, masing-masing berdurasi 21 detik, 35 detik, dan 48 detik. Video berdurasi 21 detik dan 48 detik menayangkan adegan suami-istri antara dokter dan bidan. Namun hanya wajah sang bidan yang terlihat. Sementara untuk video berdurasi 35 detik, hanya adegan sang bidan yang mengenakan kembali celananya. Video itu tersebar di dunia maya sejak beberapa hari belakangan.

Sang suami mengaku tidak tahu reputasi dokter laki-laki. Setahunya dokter tersebut bekerja di Kecamatan Tempurejo sejak Januari tahun ini. Sementara itu, Pendik, Sekretaris Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, mengatakan, oknum dokter yang terlibat adegan panas di video itu selama ini terlihat berpenampilan relijius.

“Mulai kejadian itu, dokter dan bidannya sudah tidak ada sejak hari Minggu,” katanya, Rabu (11/11/2020). [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar