Hukum & Kriminal

Via Twitter, Pria Banyuwangi Jual Jasa Pemuas Nafsu

Banyuwangi (beritajatim.com) – Berawal dari keahliannya melakukan pijat memijat, WA (48), berusaha melakukan promosi melalui media sosial. Namun seiring berjalannya waktu, pria tersebut ternyata tak sekedar menjual jasa memijat, tapi juga memuaskan nafsu para pelanggannya.

Kondisi tersebut terlihat dari sejumlah saduran dan postingan di sosial media Twitter. Bahkan, beberapa terlihat postingan foto dengan posisi telanjang.

“Kita mendapat kejanggalan dari media sosial Twitter, di sini ada postingan jasa memijat terjadi pada 27 Maret 2020. Kemudian dilakukan penyidikan mendalam. Dari situ terdapat bookingan dari seseorang. Dengan terlapor WA 43 tahun asal Kecamatan Cluring,” ungkap Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin, Senin (13/4/2020) petang.

Arman mengungkapkan, aksi yang dilakukan pelaku yaitu menawarkan jasanya melalui medsos tersebut. Kemudian setelah adanya pesanan, WA datang dan melakukan aksinya. “Maka orang yang menggunakan jasanya bisa melaksanakan kegiatan lain, bisa prostitusi, bisa bagian tubuh sensual,” katanya.

Polresta Banyuwangi menahan pria tersebut dengan jeratan pasal 45 Jo pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Atau, pasal 29 Jo pasal 4 ayat (1) UU RI Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman 12 tahun penjara. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar