Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Usia Sudah Lanjut, Kakek di Banyuurip Masih Nekat Jualan Sabu

Surabaya (beritajatim.com) – Entah apa yang ada dalam benak HT (52). Di usianya yang sudah lanjut, seharusnya warga Banyuurip ini tinggal menikmati masa senjanya.

Yang terjadi malah sebaliknya, HT harus merasakan dinginnya lantai penjara lantaran nekat menjual narkoba.

HT ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya lantaran ketahuan mengambil ranjauan narkotika jenis sabu pada Kamis (2/6/2022). Rencananya, dia menjual lagi barang haram tersebut.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari hasil penyelidikan dan ungkap kasus sebelumnya. Polisi yang telah mengantongi identitas tersangka langsung melakukan penggerebekan di sebuah kos di Jalan Banyuurip Wetan.

“Saat kami gerebek, tersangka sedang menimbang sabu yang baru saja diperoleh,” ujar Daniel, Senin (27/6/2022).

Dari penggeledahan tersebut, anggota di lapangan menemukan 12 poket sabu siap edar. Dari pengakuan tersangka, dia nekat menjual sabu lantaran terdesak kebutuhan sehari-hari.

“Kami temukan 12 poket sabu dengan berat total 4,02 gram, selain itu kami juga mengamankan timbangan elektrik,” imbuh Daniel.

Tersangka mengakui jika barang haram tersebut diambil dari seseorang bernama DG yang saat ini identitasnya sudah diketahui polisi. Dari pengakuan tersangka, ia membeli narkotika jenis sabu tersebut dengan harga Rp2,8 juta.

“Sudah bertransaksi hingga 3 kali dengan DG. Pengakuan tersangka, ia menjual dalam paket kecil dengan harga Rp150-300 ribu dengan keuntungan pergram 2,5 gram itu Rp1 juta,” pungkas Daniel.

Atas kasus ini, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun penjara. (ang/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar