Hukum & Kriminal

Usai Tangkap Pengedar, Kapolres Sampang Bidik Bandar Sabu

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang W.S saat mengelar pers rilis

Sampang (beritajatim.com) – Berhenti bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI), Mohammad Hamzah (42), Warga Dusun Lembung, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, nekat menjadi pengedar narkoba.

Kapolres Sampang, AKBP Didit Bambang Wibowo S menyatakan, Mohammad Hamzah merupakan target operasi (TO) sekaligus menjadi daftar pencarian orang (DPO). Itu setelah pengembangan terpidana Supriyadi dan Pardi dalam kasus serupa pada 2018. Menurutnya, Supriyadi terlibat kasus narkoba seberat 1,88 gram dan diamankan pada April 2018 serta Pardi seberat Rp 1,84 gram, diamankan Mei 2018.

“Hasil pemeriksaan kedua terpidana saat penangkapan, sabu didapat dari tersangka Hamzah. Sedangkan Hamzah sendiri kami amankan pada Sabtu, 11 Januari 2020, kemarin,” terang Didit, Rabu (15/1/2020).

Lanjut Kapolres Sampang, penangkapan terhadap Hamzah dilakukan di rumahnya dan ditemukan sabu sebanyak tiga paket dengan berat masing-masing 5,81 gram, 3,10 gram dan 0,58 gram, atau total seberat 9,49 gram. Kristas haram itu ditemukan di dalam kamarnya.

“Saat penangkapan, tersangka seorang diri. Hamzah ini merupakan pengedar sabu yang telah beroperasi selama dua tahun,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, Hamzah diancam Pasal 114 ayat 2 subs Pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. “Kami masih kembangkan lagi, karena bagi kami tidak cukup pada pengedar, kami fokus pada bandar,” kata Didit. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar