Hukum & Kriminal

Usai Sidak ke Polsek Kebomas, Kapolda Jatim Enggan Berkomentar

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M.Fadil Imran saat Melakukan Sidak di Polsek Kebomas, Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M.Fadil Imran enggan berkomentar banyak usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Mapolsek Kebomas, Gresik, Rabu (15/7/2020).

Jenderal Polisi bintang dua itu langsung memasuki ruangan Mapolsek Kebomas. Di tempat tersebut Irjen Pol M. Fadil Imran ditemui sejumlah Bhabinkamtibmas. Mantan staf ahli Kapolri bidang sosial budaya tersebut juga mengecek fasilitas protokol kesehatan Covid-19.

Usai sidak, sejumlah wartawan yang hendak meminta konfirmasi terkait masih tingginya penyebaran kasus Covid-19 di Jawa Timur yang jumlahnya sudah mencapai 17 ribu lebih, serta berapa jumlah anggota Kepolisian yang terpapar virus corona, Irjen Pol M.Fadil Imran melirik ke Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Namun, lagi-lagi perwira tinggi dan menengah Polda Jatim itu enggan berkomentar mengenai persoalan tersebut. Dia berdalih yang berhak berkomentar adalah tingkat Mabes. “Itu bukan ranah saya, itu wewenangnya Mabes Polri,” ujar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Dia menjelaskan, kedatangan Kapolda Jatim ke Gresik sebagai komitmen mencari suatu fakta berbasis pendekatan terdepan melalui Bhabinkamtibmas. Terutama mengenai penanganan percepatan pencegahan Covid-19. Baik itu melalui Kampung Tangguh dan pendekatan Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. “Hari ini Kapolda juga bertemu langsung dengan 20 Bhabinkamtibmas yang ada di Polsek Kebomas, Gresik,” paparnya.

Trunoyudo juga menuturkan, dalam penanganan Covid-19 di Jawa Timur, pihaknya melakukan metode testing, tracing dan treatment. Ini misi kemanusiaan kerja ikhlas, kerja cerdas dan kerja tuntas. Saat pertemuan berlangsung, Kapolda Jatim sempat melakukan video call dengan beberapa warga yang terkonfirmasi positif Covid. Baik yang tanpa gejala atau OTG hingga yang sudah dinyatakan sembuh.

“Kita melihat langsung kondisi yang bersangkutan. Pak Kapolda Jatim akan terus mendatangi wilayah yang menjadi episentrum atau transmisi lokal. Seperti Lamongan, Pasuruan, Mojokerto termasuk Gresik, Sidoarjo dan Surabaya,” pungkas Trunoyudo. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar