Hukum & Kriminal

Ungkap Kasus, Polres Mojokerto Sita 527 Ribu Pil Double L dan 81,45 Gram Sabu

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno didampingi MUI Kabupaten Mojokerto merealese hasil pengungkapan narkoba. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Polsek jajaran Polres Mojokerto berhasil mengungkap peredaran narkoba dalam satu minggu. Dari enam tersangka yang diamankan, petugas mengamankan barang bukti berupa 527 ribu pil double L dan 81,45 gram sabu.

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, ungkap selama satu minggu, hasilnya cukup mencenggangkan. “Petugas berhasil mengamankan sabu di dua TKP Ngoro dan Pacet, pil double L di Trowulan dengan jumlah tersangka 6 orang,” ungkapnta, Selasa (22/10/2019).

Masih kata Kapolres, ke-enam tersangka merupakan satu jaringan yang diamankan tidak hanya di satu Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ke-enam tersangka yakni Arif Sapii (33) warga Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Tersangka diamankan di sebuah rumah di Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada, Minggu (20/10/2019) sekira pukul 07.00 WIB dan M Mustofa (23) warga Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Tersangka diamankan di pinggir jalan Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada, Minggu (20/10/2019) sekira pukul 17.00 WIB. Dari tersangka Arif diamankan 527 ribu butir pil double L, satu kardus isi 19 bungkus pengawet, empat bandel label obat vitamin B1 dan 21 bandel plastik.

Serta satu HP merk Samsung warna hitam. Sementara dari tangan tersangka M Mustofa diamankan satu paket sabu kemasan plastik klip yang diisolasi kertas dengan berat 9,26 gram yang dibungkus tisue dan dimasukkan ke dalam plastik klip dan dimasukkan lagi ke dalam sebuah kotak warna kuning.

Uang tunai Rp500 ribu dan satu HP merk Samsung warna hitam. Tersangka Arif dijerat Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan tersangka M Mustofa dijerat Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara tiga tersangka lain, yakni Jefri Ardianto (25) warga Desa Warugunung, Kecamatan Karangpilang Kota Surabaya diamankan di Jalan Kembar Villa Dusun Pacet Barat, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (13/10/2019).

Dari tangan tersangka diamankan satu poket sabu kemasan plastik klip kecil yang dibungkus tisue kemudian diplester warna coklat yang disembunyikan di dalam celana dalam, dua butir narkoba jenis inex warna biru dan hijau terdapat tulisan LEGO, empat poket sabu kemasan plastik klip kecil yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok.

Satu poket sabu kemasan plastik klip sedang yang dimasukkan je dalam bungkus rokok, satu poket sabu kemasan plastik klip besar yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok, dua butir narkoba jenis inex warna hijau, satu butir narkoba jenis inex biru, sebuah tumbang digital atau eletrik merk CAMRY.

Dua tersangka lain yakni Wahyu Tulus Prasetya (34) warga Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dan Khoirul Anam (38) warga Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Keduanya diamankan di halaman pabrik PT Lisa Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto pada, Sabtu (12/10/2019).

Dari tangan tersangka Wahyu diamankan 11 buah plastik klip isi sabu berat 5,81 gram, sedangkan dari tangan Khoirul Anam diamankan satu buah HP merk OPPO A37 warna merah dan satu buah HP merk VIVO warna putih. Ketiganya dijerat Pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar