Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Uang Hilang Diduga Skimming di Gresik, Begini Penjelasan BNI Wilayah Surabaya

Dugaan Skimming di gerai ATM dekat Perumahan GKB Gresik

Surabaya (beritajatim.com) – Pemimpin Wiiayah BNI 06 Surabaya  menyampaikan telah mendapatkan informasi terkait nasabah asal Gresik yang kehilangan sejumlah dana (skimming) setelah bertransaksi di mesin ATM dan turut prihatin atas kejadian yang telah menimpa nasabah tersebut.

Muhammad Gunawan Putra Pimpinan Wilayah BNI 06 Surabaya menjelaskan dari informasi yang diterima, telah diiakukan investigasi dan diduga hilangnya dana nasabah terjadi akibat skimming (modus kejahatan yang menyalahgunakan ATM).

 

“Kami menghimbau nasabah yang mengaiami kehilangan dana akibat indikasi skimming dapat melapor ke BNI Kantor Cabang terdekat. Selanjutnya akan dilakukan penelitian atas Iaporan Nasabah untuk membuktikan terjadinya skimming. Apabila hiiangnya dana tersebut terbukti akibat skimming, maka BNI melakukan penggantian terhadap dana yang hilang,”kata Muhammad Gunawan Putra dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi beritajatim.com, Selasa (29/6/2021).

Ditambahkannya, nasabah yang membutuhkan informasi Iebih lanjut dapat menghubungi layanan BNI Call 1500046 atau dapat mengunjungi Outlet BNI terdekat dan terhadap Kartu Debit yang diduga menjadi korban skimming teiah dilakukan pemblokiran dan penggantian PIN (Forced PIN) untuk keamanan nasabah.

Pemimpin Wilayah O6 Surabaya juga menghimbau agar Nasabah secara rutin mengganti PIN transaksi ATM-nya demi mengantisipasi terjadinya skimming, dan menyarankan beberapa Iangkah pengamanan sebagai berikut : Gunakan BNI Mobile Banking, karena didalamnya telah memiliki seiuruh transaksi di mesin ATM seperti fasilitas penarikan uang tunai tanpa Kartu Debit (BNI Mobile Tunai), sehingga potensi skimming Kartu Debit dapat dihindari dan segera alihkan Kartu Debit dengan mengganti Kartu Debit Magnetic Stripe dengan Kartu Debit Chip.

Penggantian kartu ini dapat dilakukan sampai dengan 30 November 2021 tanpa dikenakan biaya dan setelah 30 November 2021, BNI akan meiakukan penonaktifan Kartu Debit berbasis
Magnetic stripe.

“Berdasarkan data yang kami miliki hingga saat surat tanggapan ini dibuat, kami beium menerima surat nasabah atas nama tersebut yang melapor terkait keluhan dari nasabah yang terindikasi skimming” tandas Gunawan.

Seperti diberitakan sebelumnya Happy Gunawan (29) warga Desa Suci Kecamatan Manyar, Gresik mengaku kehilangan Rp 6 juta pasca melakukan penarikan uang pada Selasa lalu (15/6). Di lokasi yang sama seperti korban lain. Yakni kawasan ATM Giant Perum GKB.

Secara terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pun membenarkan aduan tersebut. “Beberapa korban memang sudah melapor, namun belum kami pastikan jumlahnya,” urainya.

Dirinya berharap para korban yang bernasib sama juga melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib. “Dari keterangan, hampir sebagian besar kronologi dan tempat kejadiannya sama,” katanya.

Seperti diberitakan, kronologis hilangnya uang para nasabah yang terjadi pada Jumat (18/6). Dari beberapa keterangan melalui mobile banking, menunjukkan keberadaan lokasi di Kota Denpasar, Bali.

“Ini kategori modus lama, pelaku melakukan monitoring dari jarak jauh. Laporan para korban telah didalami oleh jajaran Satreskrim Polres Gresik. Mohon waktunya, untuk bisa mengamankan dan menangkap pelaku,” pungkasnya. (ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar