Hukum & Kriminal

Tunggu Pembeli Sabu di Rumah, ABG Pulau Kangean Dibekuk Polisi

Sumenep (beritajatim.com) – Arif Rahman Hakim (17) dan Nur Kholis (22), warga Desa Angon-angon, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep dibekuk aparat tim khusus (timsus) Polres Sumenep.

“Dua tersangka ini dibekuk di rumahnya, karena kedapatan bertransaksi sabu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (10/11/2020).

Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai tersangka kerap melakukan transaksi sabu. Timsus yang terdiri dari anggota Polsek dan Polres pun melakukan penyelidikan intensif terkait informasi maraknya peredaran sabu di Pulau Kangean.

Setelah dilakukan penyelidikan, anggota mendapati seorang ABG berumur 17 tahun, yakni Arif Rahman Hakim, sedang berada di dalam rumahnya di Desa Angon-Angon Kec Arjasa, sedang menunggu pembeli. Ia dicurigai akan melakukan transaksi narkotika.

Melihat hal itu, anggota timsus melakukan tindakan kepolisian dengan cara masuk ke dalam rumah dan melakukan penggeledahan. “Dalam penggeledahan itu, petugas menemukan tiga poket sabu disimpan di dalam rumah tersangka Arif,” ungkapnya.

Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti berupa hand phone, 4 plastik klip kosong dan alat-alat hisap sabu berupa 1 alat bong, 1 sendok takar terbuat dari sedotan warna putih bening, 1 pipet, dan 1 korek.

Timsus kemudian menginterogasi tersangka Arif. Hasil interogasi, Arif mengaku mendapatkan sabu dari Nur Kholis. Petugas pun langsung bergerak ke rumah Nur Kholis, melakukan penangkapan dan penggeledahan. Namun sayangnya anggota tidak menemukan barang bukti.

“Selanjutnya anggota membawa tersangka dan barang bukti milik Arif ke Polsek Kangean untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar