Hukum & Kriminal

Tumpas Narkoba di Jombang, 16 Orang Digulung Polisi

Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang membekuk 16 orang dalam operasi ‘Tumpas Semeru 2020’ yang digelar selama 12 hari. Dari penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti.

Dengan tangan terborgol, sebanyak 16 tersangka itu digiring ke halaman belakang Polres Jombang. Dari belasan orang tersebut salah satunya adalah adalah perempuan. Di hadapan mereka, sejumlah barang bukti dibeber.

“Kita melakukan operasi tumpas narkoba selama 12 hari. Dari situ kota berhasil mengungkap 12 kasus, dengan 16 tersangka,” kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho saat menggelar konferensi pers, Rabu (9/9/2020).

Kapolres merinci, 16 tersangka itu terdiri dari 13 pengedar dan 3 pemakai. Mereka digulung dalam waktu berbeda. Para pelaku ada yang residivis dalam kasus yang sama, juga ada pelaku baru.

Kasus yang menonjol dalam tumpas narkoba itu di antaranya penyelundupan salak berisi 1.815 butir pil koplo ke Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Jombang beberapa waktu lalu. Kemudian penggerebekan pesta sabu di kantor KSP (Koperasi Simpan Pinjam) di Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang.

Kapolres menambahkan, barang bukti yang disita dari 12 kasus itu di antaranya pik koplo 1.815 butir, pipet kaca 8 buah, sabu seberat 15,34 gram, kores gas 6 buah, alat isap, timbangan, uang Rp 1,7 juta, serta satu unit sepeda motor.

“Para tersangka terdiri dari 13 pengedar dan 3 pengguna. Untuk pengedar, ancaman terberatnya 20 tahun penjara,” ujar Kapolres Jombang yang didampingi Kasat Reskoba AKP Mochammad Mukid. [suf/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar