Hukum & Kriminal

Tujuh Langkah Polrestabes Surabaya di Era Pandemi

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selain jaga Kamtibmas juga semangat dongkrak kesadaran warga di era pandemi, belum lama ini. [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Sutabaya (beritajatim.com) – Pamdemi belum berlalu. Begitulah penekanan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Isir menyampaikan ke awak media. Langkah Polri di era pandemi selain menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) juga harus mendongkrak kesadaran warga. Kesadaran tersebut adalah menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Tak terkecuali buat kalangan millenial, generasi Z, usia produktif maupun lansia. Karena pandemi belum berlalu, maka mari kita tertib jalankan protokol kesehatan. Bersama jaga Kamtibmas menuju produktifitas masyarakat,” jelasnya kepada beritajatim.com, Senin (20/7/2020).

Selain Kamtibmas tetap terjaga, kepolisian Polrestabes Surabaya juga melakukan sejumlah kegiatan untuk menekan zona hitam dan atau merah ‘Kota Pahlawan’ menjadi kuning bahkan hijau. Tujuh langkah yang dilakukan Polrestabes Surabaya yakni:

1. Terapkan Sikap Perduli Melalui Kampung Tangguh
Pembuatan kampung tangguh terbukti efektif menjaga keamanan. Tak hanya itu, zona merah ditiap RW juga bisa berubah menjadi hijau. Seperti di Kampung SlTangguh Semeru RW 12. Kampung ini awalnya meruoakan zona merah dengan 10 kasus positif virus. Meski satu meninghal dunia, kampung ini sekarang sudah hijau.

2. Bagikan masker
Pembagian masker juga bertujuan untuk menekan penyebaran virus melalui warga yang beraktivitas di luar. Karena tak sedikit warga yang bekerja, santai atau kumpul ini masih belum memakai masker. Sehingga penekanan penyebaran virus di lingkungan umum pun bisa ditekan. Sekaligus menyosialisasikan protokol kesehatan.

3. Bagikan hadiah tuk warga tertib protokol
Tak hanya memberi masker untuk warga yang berkumpul tapi tak memakai masker. Polrestabes juga memberikan hadiah buat warga yang sudah tertib protokol kesehatan. Dengan begitu yang tak tertib dibimbing dan yang tertib terus ditingkatkan semangatnya.

4. Bagikan bantuan ke warga
Tak hanya masker, Polrestabes Surabaya melalui batuan Kapolri Jendral Polisi Idham Aziz juga membagikan sembako. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang ekonominya terdampak pada pandemi.

5. Tiap hari operasi rutin tiga pilar
Tak hanya bekerja sendiri, kepolisian juga bekerja bersama tiga pilar untuk dongkrak kesadaran warga akan protokol kesrhatan. Tiga pilar yakni Polri, TNI dan Pemerintah Kota Surabaya ini setiap hari berpatroli. Mensosialisasikan, membubarkan gerombolan dan juga meningkatkan Kamtibmas.

6. Gelar lomba vlog video millenial semangat Protokol Kesehatan
Begitu juga selain menyosialisaikan langsung, membagikan masker dan memberi bantuan. Guna meningkatkan kesadaran masyarakat kepolisian juga menggelar lomba video vlog Milenial Sadar Protokol Kesehatan. Melalui lomba video ini masyarakat diajak untuk kreatif, inovatif dan dapat hadiah.

7. Stiker protokol kesehatan di mobil dinas kepolisian
Untuk langkah terakhir yang dilakukan kepolisian Polrestabes Surabaya di akhir Juli 2020 ini membuat stiker sosialisai. Tak tanggung-tanggung, bahkan mobil dinas Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Isir penuh stiker imbauan pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar