Hukum & Kriminal

Tuduh ABG Hamil di Luar Nikah, Modus Matraha Cabuli Tetangga

Matraha ditangkap polisi usai mencabuli gadis di bawah umur

Sumenep (beritajatim.com) – Nasib malang menimpa NR (18), warga Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. ABG ini menjadi korban pencabulan tetangga desanya. Pelaku bernama Matraha (49), warga Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura.

“Tersangka membujuk dan merayu korban agar bersedia melakukan hubungan badan dengan dirinya. Aksi itu dilakukan di kamar rumah tersangka. Tentunya, saat istri tersangka tidak ada di rumah,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (5/11/2019).

Aksi bejat ini berawal ketika korban mencari istri tersangka. Namun saat itu istri tersangka sedang tidak ada di rumah. Matraha kemudian membawa korban masuk ke kamar. Tersangka mengaku tidak tahan melihat kemolekan tubuh korban. Dia kemudian memegang dada korban dan berpura-pura menuduh NR hamil. “Kamu hamil ya? Hamil dengan siapa?” tanya tersangka. Namun korban menolak tuduhan itu dan bersikukuh mengatakan bahwa ia tidak sedang berbadan dua.

Mitraha lantas meminta korban untuk tidur di kasur. Nah, di kamar itulaj tersangka pun memaksa korban untuk melakukan hubungan suami istri. Usai melakukan aksinya yang pertama, rupanya tersangka ketagihan. Ia mengulangi aksinya untuk kedua kalimya.

“Modusnya sama. Korban digiring ke kamar saat mencari istri tersangka. Lagi-lagi, di kamar tersebut pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan intim,” ungkap Widiarti.

Ibarat pepatah, sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga. Begitu juga Matraha. Aksi mesumnya akhirnya terbongkar. Keluarga korban yang tidak terima kemudian melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. Tersangka sempat kabur saat mendengar dirinya dilaporkan ke polisi atas kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

“Tapi akhirnya tim resmob berhasil menangkap tersangka. Saat ini tersangka ditahan di Mapolres Sumenep untuk mengikuti proses penyidikan lebih lanjut,” terang Widiarti. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar