Hukum & Kriminal

Trend Kasus Narkoba Meningkat, Polresta Kediri Bekuk 20 Tersangka

Kediri (beritajatim.com) – Petugas Satuan Reserse Narkoba Polrest Kediri berhasil meringkus 20 orang pengedar narkoba dan obat-obatan terlarang dari berbagai profesi pekerjaan. Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan puluhan gram sabu-sabu, ribuan butir pil dobel L dan obat keras.

Ke-20 orang tersangka dibekuk petugas selama bulan Oktober 2019. Mereka dalam 15 laporan polisi yang terdiri 8 kategori narkotika dan 7 obat keras. Dari jumlah tersebut terdampat, dua orang perempuan.

AKBP Miko Indrayana, Kapolresta Kediri mengatakan, penangkapan mereka berawal dari informasi yang diberikan oleh masyarakat. Kemudian petugas menindak lanjuti informasi tersebut dengan serangkaian penyelidikan.

Dari hasil penyidikan, para tersangka mengaku memperoleh barang narkoba dan obat-obatan terlarang dari luar Kediri yang kemudian diedarkan di wilayah Kediri dan sekitarnya. Rata-rata tersangka dari kelompok pekerja swasta, yang juga mengkonsumsi narkoba untuk dopping kerja.

Dari hasil ungkap tersebut, diketahui apabila terjadi trend peningkatan peredaran narkoba di Kota Kediri. Sementara itu, terhadap ke-20 orang tersangka dijerat dua pasal yaitu pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 196 yo pasal 98 ayat 2 UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan sub pasal 3 ayat 1 yo pasal 12 nomor 419 tahun 1949 tentang obat keras.

“Kami akan memetakan beberapa hal dari hasil pemeriksaan dan evaluasi terkait ungkap kasus tersebut. Kita akan dalami keterangan mereka, darimana mendapatkan barang tersebut, untuk kita kejar jaringan diatasnya,” janji Miko. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar