Hukum & Kriminal

Transaksi Sabu, Pengedar Asal Jombang Diringkus Polisi

Gresik (beritajatim.com)– Zunaedi (42) warga asal Desa Bendungsidorejo, Kecamatan Sumobito, Jombang, tidak menyangka gerak-geriknya diawasi polisi saat melakukan transaksi narkoba jenis sabu.

Zuned nama sehari-harinya diringkus polisi saat kedapatan menjual serta mengedarkan sabu di Jalan Raya Betoyo Manyar, Gresik. Dari tangan pelaku, polisi juga menyita lima paket sabu di saku celananya.

Penangkapan Zuned berawal dari masyarakat. Bahwa, ada dugaan penyalahguna narkoba di dekat SPBU di Jalan Raya Betoyo. Setelah dilakukan penyelidikan, ada seorang laki-laki yang mencurigakan.

“Sewaktu kami geledah ditemukan sejumlah bungkus yang diduga sabu,” kata Kasatnarkoba Polres Gresik AKP Redik Tribawanto, Selasa (30/07/2019).

Redik menuturkan, tersangka Zuned termasuk pemain lama terkait kasus peredaran narkoba. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya peralatan alat hisap narkoba yang didapat dari temannya di daerah Surabaya.

“Ada lima bungkus sabu yang ditemukan,” tuturnya.

Usai mengamankan pelaku, polisi tengah mengembangkan kasus tersebut. Pasalnya, masih terdapat jaringan yang beroperasi di Kabupaten Gresik. Namun, tidak mudah membongkarnya. Sebab, butuh waktu yang cukup lama.

Karena terbukti mengedarkan narkoba jenis sabu. Zuned terancam menjalani hukuman diatas 4 tahun penjara. Dia dijerat dengan pasal 112 ayat (1) Jo pasal 114 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar