Hukum & Kriminal

Transaksi Sabu Lewat Kurir, Tiga Warga Sumenep Dibekuk Polisi

Sumenep (beritajatim.com) – Tiga warga Sumenep dibekuk Satreskoba Polres setempat karena kedapatan bertransaksi narkotika jenis sabu. Ketiga tersangka itu masing-masing bernama Saiful Mannan (28), warga Desa Giring Kecamatan Mandinf, Beni Iskandar (38), warga Desa Manding Timur Kecamatan Manding, dan Mashodi (29), warga Desa Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk.

“Yang pertama ditangkap Saiful Mannan. Dia ditangkap di rumahnya, setelah membeli sabu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Sabtu (07/11/2020).

Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai tersangka kerap melakukan transaksi sabu di rumahnya. Anggota Satreskoba pun melakukan penyelidikan secara intensif. Ketika menerima informasi bahwa tersangka sedang berada di dalam rumahnya, maka petugas pun langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan.

“Dalam penggeledahan itu ditemukan barang bukti berupa satu poket sabu dan seperangkat alat hisap sabu,” terang Widiarti.

Saat ditunjukkan, tersangka mengakui bahwa sabu itu miliknya, membeli dari Beni Iskandar dengan perantara Mashodi sebagai kurir. Anggota pun langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap Beni, di rumahnya.

“Saat dilakukan penggeledahan di rumah Beni, petugas menemukan barang bukti berupa satu poket sabu yang disembunyikan di gulungan sarung yang dikenakan tersangka,” ungkap Widiarti.

Kemudian petugas meneruskan penggeledahan, ditemukan kembali satu poket sabu di dekat lemari kamar, sebuah tas kecil yang diletakkan di lantai. Di dalam tas itu berisi dua poket sabu yabg disimpan di dalam kotak kecil bening.

“Saat ditunjukkan, Beni mengakui bahwa sabu itu miliknya. Ia juga mengakui telah menjual sabu kepada Saiful Mannan dengan menyurug Mashodi sebagai kurir untuk menyerahkan sabu,” papar Widiarti.

Berbekal pengakuan itu, petugas melakukan pengembangan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka Mashodi yang disebut-sebut sebagai perantara transaksi sabu antara Saiful dan Beni.

“Tersangka Mashodi ditangkap di rumah seorang warga di Desa Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk. Tersangka Mashodi kemudian dibawa ke Polres untuk mengikuti proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjiut,” ujarnya.

Dalam kasus tersebut polisi menyita beberapa barang bukti. Dari tersangka Saiful Mannan, disita 1 poket sabu dengan berat kotor ± 0,32 gram, 1 sendok sabu dari potongan sedotan bening, dan seperangkat alat hisap sabu.

Sedangkan dari tersangka Beni Iskandar, polisi menyita 3 poket sabu masing-masing dengan berat kotor ± 0,31 gram, ± 0,74 gram dan ± 4,79 gram. Kemudian 5 lembar uang tunai @ Rp 50.000.

“Selain itu juga disita sebuah kotak kecil bening tempat menyimpan sabu, kemudian 1 timbangan elektrik dan 1 HP merk Samsung,” kata Widiarti.

Para tersangk ditahan di Mapolres Sumenep, dijerat pasal 114 ayat (1), (2) subsider pasal 112 ayat(1), (2) subsuder pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar