Hukum & Kriminal

Toko Stiker ‘Mbah Sangkil’ Sidoarjo Dibobol Maling

Sidoarjo (beritajatim.com) – Meski dalam situasi PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 4, namun kejahatan di Sidoarjo Jawa Timur, masih saja terjadi. Sebuah toko stiker ‘Mbah Sangkil’ di Jl Raya Simo Angin Angin, Kecamatan Wonoayu, dibobol maling, Sabtu (31/7/2021) sekitar 02.30 WIB.

Agus Purnomo (46), pemilik toko stiker “Mbah Sangkil” mengatakan, pelaku masuk dengan cara menjebol asbes dan mencopot jendela belakang. Kejadian sekitar pukul 02.30 WIB. Karena menurut penjaga bengkel las listrik, Yusak (28), yang ada di samping toko stiker, dirinya jam 02:00 WIB masih berada di bengkel.

“Sempat ditinggal pulang sebentar ke rumah, lalu balik lagi ke bengkel jam 02:30 WIB. Nah, saat itulah bengkel dan toko stiker ini dalam keadaan acak-acakan,” kata Agus Purnomo. Karena toko ini pernah dibobol pada 18 November 2018. Saat itu pencuri masuk melalui jendela belakang saat masih belum dipasang teralis. Pencuri kemudian menguras sejumlah barang yang nilainya mencapai Rp 20 juta.

Sedangkan pencurian kedua ini, pemilik toko stiker mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta. Menurut Agus, pencuri selalu beraksi lewat belakang toko, karena di belakang hanya ada kebu tebu, sedangkan di depan toko, ada angkringan pendopo yang mempunyai CCTV yang menghadap ke toko stiker.

Otomatis kalau merusak gembok toko stiker ini akan ketahuan. Dirinya berharap semoga tidak ada lagi tindak pencurian ini di lingkungan Desa Simo Angin-angin, karena seminggu yang lalu juga terjadi tindak pencurian di toko asesoris HP Anik Cell yang letaknya berada sebelah timur toko stiker ini. [isa/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar