Hukum & Kriminal

Todongkan Senpi dan Rampas Mobil, Bripka S Diperiksa Propam

Foto/Ilustrasi Petugas kepolisian mengamankan proses persidangan virtual di Mapolrestabes Surabaya belum lama ini. [Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Kelar sudah pemeriksaan oknum polisi Bripka S yang tersandung kasus dugaan perampasan mobil dan uang. Tak hanya diperiksa di Provos Polrestabes Surabaya, Provos Polres Kediri juga turut memeriksa pelaku.

Bahkan pada Minggu (15/11/2020), Bripka S ke Polres Kediri menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Pemeriksaan tersebut atas dugaan kasus perampasan mobil milik Harianto, warga Dusun Wonorejo, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri.

Kapolsek Sukomanunggal AKP Ade Christian Manapa mengatakan, dirinya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke Sie Propam Polrestabes Surabaya. “Bripka S sudah pulang menjalani pemeriksaan di Polres Kediri sebagai saksi. Penanganan selanjutnya kami serahkan ke Propam (Profesi dan Pengamanan) Polrestabes Surabaya,” katanya, Senin (16/11/2020).

Terpisah, Kasie Propam Polrestabes Surabaya Kompol Mardjoko mengatakan, Bripka S sudah diamankan di Polrestabes Surabaya. Saat ini kasus tersebut dalam proses perkara pidana. Nantinya, jika perkara pidana sudah selesai, Bripka S akan menjalani sidang etik anggota Polri.

“Kami masih menunggu pidana umum selesai di Polres Kediri, karena laporannya di sana. Sekarang masih dalam penyelidikan. Nanti jika kasus pidana selesai baru akan menjalani sidang etik di Polrestabes Surabaya,” kata Mardjoko.

Jika Bripka S dihukum berat, lanjutnya, maka sanksi kode etik pun bisa non-job hingga pemecatan. Sementara itu, dalam penyelidikan, Propam Bripka S banyak diinformasikan terkait indisipliner. Bahkan banyak kesalahan yang dilakukan Bripka S dan sering ditegur pimpinan.

Dari data tugas Bripka S ini pernah bertugas di Polsek Asemrowo, Polsek Simokerto, Polsek Karangpilang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Pemprov Jatim, dan terakhir di Polsek Sukomanunggal. “Karena dikenal anggota nakal, akhirnya sering dipindah tugas,” beber mantan Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis ini.

Perlu diketahui, oknum polisi Polsek Sukomanunggal berinisial Bripka S dilaporkan oleh warga Dusun Wonorejo, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Oknum anggota Polri ini dilaporkan atas dugaan kasus perampasan mobil.

Bripka S bersama temannya datang menggunakan tiga unit mobil memaksa masuk ke rumah Harianto dengan dalih melakukan penangkapan kasus narkoba. Dengan nada mengancam, S menodongkan pistol dan membawa Harianto.

Tak hanya itu, mobil Xenia milik ibu pelapor berikut BPKB dan STNK juga dibawa oleh oknum polisi tersebut. Bahkan diduga Bripka S juga menggondol uang sebesar Rp 5,6 juta. [man/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar