Hukum & Kriminal

Todong Pasutri dengan Pisau, HP Dirampas

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua pelaku pencurian dengan kekerasan dari empat pelaku berhasil diamankan Polres Mojokerto. Kedua pelaku mengaku menodong pasangan suami-istri (pasutri) menggunakan pisau Mojokerto sudah disiapkan sebelumnya.

Sebuah handphone (HP) milik korban berhasil dirampas dan dijual seharga Rp100 ribu. Kedua pelaku yakni, Yunan Widyantoro (22) dan Moch Jainuril Aminin (23) warga Desa Pekingan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Sementara dua pelaku lainnya yakni, A dan HI masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, aksi perampasan dengan kekerasan tersebut terjadi di Jalan Raya Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto pada, Rabu (18/3/2019) sekira pukul 01.30 WIB.

“Korban merupakan pasangan suami istri, korban ditodong dengan pisau dan diminta uang serta merampas HP milik korban. HP milik korban yang berhasil dirampas dijual seharga Rp100 ribu, pengakuan baru satu kali. Untuk penadah barang curian tersebut masih dalam pencarian,” katanya.

Dari kedua pelaku diamankan barang bukti berupa sepeda motor Yama Vega ZR nopol S 2294 PJ, pisau dapur dan uang sebesar Rp100 ribu. Keduanya dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Perampasan.

Pelaku Yunan Widyantoro (22) mengaku bertugas membawa sepeda motor dan melepet korban. “Saya pepet korban, saya lakukan ini karena tidak punya uang. Rencananya, uang hasil penjualan HP untuk mabuk,” tuturnya.

Sementara pelaku Moch Jainuril Aminin (23) mengaku, bertugas menodong korban dengan menggunakan pisau. “Pisau saya bawa dari rumah, sasarannya spontas saja karena saat kejadian dalam keadaan mabuk,” tambahnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar