Hukum & Kriminal

Timbun dan Jual Gula Pasir dengan Harga Tinggi, Laki-laki di Madiun Diamankan

Puluhan sak berisi gula pasir diamankan Polres Madiun dari toko pakan burung di Kecamatan Geger.(foto: Polres Madiun)

Madiun (beritajatim.com) – Polres Madiun berhasil mengungkap kasus dugaan penimbunan salah satu bahan pokok yakni gula pasir. Petugas berhasil mengamanakan barang bukti gula pasir dengan berat kurang lebih 4 ton, dari salah satu toko pakan burung di Desa Slambur Kecamatan Geger Madiun. Selain barang bukti, polisi juga mengamankan terduga pelaku penimbunan berinisial MR, seorang laki-laki berumur 51 tahun.

“Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat bahwa di Madiun ada pelaku usaha yang melakukan penyimpanan bahan pokok penting gula pasir,” kata Kapolres Madiun AKBP. Eddwi Kurniyanto, Kamis (19/3/2020).

Terduga MR sebelumnya mendapatkan gula pasir itu pada bulan Juni 2019 lalu sebanyak 20 ton dari salah satu pabrik gula (PG) di Madiun. Dari kurun waktu Juni 2019 hingga sekarang ini yang bersangkutan berhasil menjual kurang lebih 15 ton. Sehingga tersisa tinggal 4-5 ton. Yang menjadi permasalahan ialah, terduka pelaku MR ini tidak memiliki surat izin usaha perdagangan dari Pemerintah Madiun.

Selain itu pada saat ini terjadi lonjakan harga gula pasir, yang bersangkutan memanfaatkannya dengan mengeruk keuntungan yang setinggi-tingginya. Yakni dengan menjual dengan harga eceran Rp 15.200. Padahal harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah berdasarkan Permendag RI Nomor 7 tahun 2020 yakni senilai Rp 12.500. “Sangat disayangkan disaat ada kelangkaan gula pasir, yang bersangkutan menimbun dan menjualnya dengan harga yang tinggi,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan aksi culas MR, menurut Eddwi yang bersangkutan melanggar pasal 106 atau 107 UURI nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan. Dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun. “Terduga pelaku MR ini saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Tidak menutup kemungkinan kami juga akan meminta keterangan dari pihak pabrik gulannya,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar