Hukum & Kriminal

Tilep Uang Perusahaan, Sales Kopi Dibekuk Polisi

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda.

Malang (beritajatim.com) – Seorang sales distributor kopi Kapal Api, berinisial AP, warga Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, harus berurusan dengan polisi, sejak akhir pekan lalu.

Tersangka AP diamankan Satreskrim Polres Malang, atas tuduhan kasus menggelapkan barang perusahaan tempatnya bekerja. Total kerugiannya mencapai Rp 700 juta.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda, dikonfirmasi Senin (11/3/2019) membenarkan penangkapan tersebut. Menurut Adrian, kasus penggelapan itu sedang dalam penyidikan. Pihaknya masih mengembangkan dan mendalami kasusnya.

“Sudah kami amankan, yang bersangkutan sudah kami tahan,” tegas Adrian Wimbarda, sembari menjanjikan akan merilis kasusnya setelah proses penyidikannya selesai, Senin (11/3/2019) sore.

Dikatakan Adrian, modus penggelapan yang dilakukan oleh AP, dengan mengambil barang di perusahaan untuk dikirim ke konsumen. Namun uang hasil penjualannya, tidak disetorkan ke perusahaan.

Informasi yang diperoleh, AP sendiri sudah lama bekerja di distributor kopi Kapal Api PT. Fastrata Buana Indonesia, yang berlokasi di Desa Ampeldento, Pakis, Kabupaten Malang. Tugasnya sebagai sales yang mengirimkan barang kepada konsumen.

Namun hasil penjualan barang, oleh AP tidak disetorkan ke perusahaan. Uangnya diduga ditilep untuk dipakai keperluannya hidupnya. Nilainya sampai ratusan juta rupiah.

Terbongkarnya penggelapan uang yang dilakukan AP, berawal dari perusahaan yang melakukan audit. Karena dari pembukuan ditemukan ada selisih yang menonjol. Antara barang keluar dan pemasukan, sama sekali tidak imbang.

Setelah diselidiki bahwa yang menggelapkan barang adalah AP, dan perusahaan merasa dirugikan akhirnya melaporkan ke polisi. Berdasarkan laporan itulah, polisi lantas mengamankan AP. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar