Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Tiga Petugas Vaksinasi Gadungan Magetan Ditangkap

Magetan (beritajatim.com) – Petugas vaksinasi gadungan di Magetan akhirnya tertangkap. Satuan Reserse Kriminal Polres Magetan menangkap pelaku yakni Ramadhan Wijaya (23) warga Jalan Pemuda Dukuh Singosari Rt 02 Rw 04 Kelurahan Kauman Kecamatan / Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Andri Januardi (34) warga Lr Muhajirin IV Rt 58 Rw 13 Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat 1 Kota Palembang, kos di Desa Milangasri Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, Muhammad Apis (35) warga Tembongraja Rt 01 Rw 03 Kel Tembongraja Kecamatan Salem Kabupaten, Brebes, Jawa Tengah.

Andri ditangkap di Panekan, sementara dua rekan lainnya ditangkap di Kabupaten Brebes. Kapolres Magetan AKBP Yakhob Silvana Delareskha membenarkan ketiga pelaku tersebut yang menyamar jadi petugas vaksinasi. Mereka menggunakan seragam yang mirip dengan pakaian dinas harian (PDH) PNS, untuk meyakinkan korban. Sekaligus dilengkapi ID Card untuk menunjang penampilan luar mereka guna mengelabui korban.

Pihak kepolisian saat amankan pelaku pencurian dengan pemberatan yang gasak emas milik lansia dengan menyaru jadi petugas relawan vaksinasi, Selasa (7/12/2021).

Aksi pelaku setidaknya dilaksanakan di tiga kali di lokasi yang berbeda yakni Rabu tanggal 10 November 2021 sekitar pukul 12.00 Wib di Jl. Kenongo No 10 Rt. 01 Rw. 01 Kelurahan Mangkujayan Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan, Sabtu tanggal 13 November 2021 sekira pukul 11.30 Wib di Dsn. Juron Rt 01 Rw 01 Desa Sumberdukun Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan, dan Kamis tanggal 18 November 2021 sekira pukul 10.30 Wib di Desa Jabung Rt 02 Rw 01 Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan.

”Saat melaksanakan aksinya, pelaku mengaku sebagai relawan tim vaksin dan memperdayai korbannya dengan memberikan hadiah kompor gas, sembako dan emas untuk warga yang sudah vaksin dengan syarat korban memperlihatkan perhiasan dan surat-suratnya kepada pelaku dan kemudian pelaku membawa kabur perhiasan perhiasan tersebut,” terang Yakhob.

Ketiga pelaku disangkakan pidana berturut-turut melakukan penipuan atau pencurian dengan pemberatan. Mereka dijerat pasal 378 KUHP dan/atau pasal 363 KUHP Jo Pasal 64 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun. [fiq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar