Hukum & Kriminal

Tiga Pelaku Pengeroyokan Anggota Ansor Gresik Diringkus Polisi

Gresik (beritajatim.com) – Tiga pelaku kasus pengeroyokan anggota Ansor Gresik berhasil diringkus Satreskrim Polres Gresik. Ketiga pelaku adalah Aico Sayubi (20) warga Cerme, Gresik. Selanjutnya, Yovika Eka Pratama (19) warga asal Kedungadem, Bojonegoro, dan AP (16) warga Kecamatan Kebomas, Gresik.

Selain meringkus ketiga tersangka, Polisi juga menetapkan delapan tersangka lainnya yang saat ini, menjadi daftar pencarian orang (DPO). Delapan tersangka itu adalah YNO, AR, FR, AF, VY, DN, HR, dan UY.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, tim Satreskrim Unit Pidum melakukan penyelidikan terhadap kasus pengeroyokan yang dialami Fathur Roziqin warga asal Jalan Usman Sadar Gresik yang menjadi korban pengeroyokan. Dari hasil penyelidikan serta pemeriksaan saksi-saksi dan korban, aparat kepolisian mengamankan AG di rumahnya. Setelah diinterogasi, mendapat informasi bahwa AK juga terlibat pengeroyokan.

“Hasil penyelidikan kedua orang itu didapat informasi bahwa YV juga terlibat, dan kami amankan di tempat kerjanya,” katanya, Senin (23/03/2020).

Usai mengamankan AG, AK, dan YV. Ketiga orang itu dibawa ke Mapolres Gresik, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. Hasilnya, polisi kembali mengamankan Aico Sayubi, Yovika Eka Pratama, dan AP.

“Kami juga terus memburu delapan orang lagi yang masuk DPO. Sebab, saat kami akan amankan mereka sudah kabur duluan,” ujar Kusworo Wibowo.

Ditanya mengenai motif pengeroyokan terhadap korban. Dijelaskan Kusworo Wibowo, motifnya eksistensi diri. Pasalnya, saat mereka berkeliling sambil menggunakan motor. Menemukan korban, berhenti dianiaya langsung kabur.

“Tidak ada motif antar lembaga, hanya mencari eksisteni usai menenggak miras berkeliling pakai motor sambil mencari korban,” ungkapnya.

Saat ini, ketiga tersangka yang telah ditetapkan polisi sebagai tersangka, meringkuk di sel jeruji penjara. Mereka dijerat dengan pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya, motor Yamaha Vixion warna merah, motor Honda Beat warna putih, masker hitam serta kaos hitam berlogo ‘Senopati Sapu Jagat’. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar