Hukum & Kriminal

Tiga Pelaku Nekat Edarkan Sabu saat Pandemi Corona

Gresik (beritajatim.com) – Perbuatan tiga tersangka pengedar sabu-sabu (SS) di Kecamatan Driyorejo, Gresik ini benar-benar tidak tahu diri. Meski kawasan tersebut masuk zona merah virus corona (Covid-19), namun mereka tetap mengedarkan kristal haram di lokasi itu. Dari tiga tersangka, satu di antaranya masih di bawah umur.

Kasatreskoba Polres Gresik, AKP Heri Kusnanto menuturkan, penangkapan semua tersangka itu berawal saat anggotanya mendapati dua pemuda di sebuah lapangan perumahan di Desa Mojosarirejo. Mereka yang diamankan adalah RA (18) dan Nata Dharma (24), warga setempat.

“Dari informasi itu, mereka mengambil sabu dengan modus ranjau. Sabu diletakkan di lapangan,” tuturnya, Minggu (5/4/2020).

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mendapati sabu seberat 0,27 gram yang dibungkus plastik dan satu unit sepeda motor Honda Revo L 4233 OV. Dari keterangan mereka, sabu tersebut akan dikonsumsi di rumah. “Mau dikonsumsi sendiri sabunya dan diedarkan,” ujar Nata Dharma.

Diketahui barang haram tersebut didapat dari seseorang yang masih berada di sekitar lokasi. Petugas langsung memancing keberadaan pengedar sabu itu hingga diketahui dia berada di warung kopi perumahan. “Usai kami pancing satu orang lagi kita amankan di warung kopi. Dia pengedarnya,” ungkap Heri.

Pengedar sabu bernama Alfiyanto Seni Prasetyo (25). Dia juga berada satu komplek perumahan lokasi transaksi tersebut. Tersangka yang kerap disapa Tompul ini bukan orang baru di dunia narkoba. Pasalnya, pemuda tamatan SMK itu mengedarkan sabu di Driyorejo selama bertahun-tahun.

Pembelinya adalah teman sebayanya yang sama-sama masih berusia produktif. Menjadi pengedar sabu menjadi mata pencahariannya selama ini. “Tersangka Tompul ini sudah lebih dari satu tahun jadi pengedar, dapat barang dari luar Gresik jaringan lapas Porong, Sidoarjo,” kata Heri Kusnanto.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti satu tas hitam yang didalamnya berisi satu klip sabu 0,24 gram. Kemudian satu klip sabu 1,38 gram dan timbangan elektrik beserta uang pecahan Rp 200 ribu. Kini ketiga tersangka mendekam di penjara. Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar