Hukum & Kriminal

Tiga Pelaku Asal Sidoarjo Ini Kompak Edarkan Sabu

Gresik (beritajatim.com) – Genderang perang terhadap peredaran narkotika jenis sabu terus digaungkan oleh Satreskoba Polres Gresik. Tidak tanggung-tanggung aparat penegak hukum setempat meringkus tiga pengedar asal Sidoarjo yang kompak mengedarkan sabu. Dari tiga pelaku itu, salah satunya kepergok petugas menyembunyikan sabu di dalam sepatu yang dikenakan.

Terungkapnya kasus narkotika ini, berawal saat petugas terlebih dulu meringkus Slamet Widodo (35) asal Jalan Letjen Sutoyo Waru, Sidoarjo. Sewaktu ditangkap yang bersangkutan berada di warung kopi di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Reskoba AKP Hery Kusnanto menuturkan, penangkapan itu bermula dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran sabu. Selanjutnya, anggotanya melakukan penyamaran bepura-pura menjadi pembeli lalu membekuk tersangka.

“Saat hendak ditangkap pelaku sempat mengelak. Namun, hasil penggeledahan ditemukan satu poket SS seberat 0,32 gram. Barang itu disembunyikan dalam sepatu yang dipakai tersangka,” tuturnya, Kamis (8/04/2021).

Sebelumnya, pelaku Slamet Widodo mengaku memeroleh barang haram berbentuk kristal putih itu dari rekannya bernama Agus Sudarko (24) pemuda Desa Tawangsari, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Dari hasil pemeriksaan itu, petugas selanjutnya memburu Agus Sudarko di kediamannya.

“Tersangka Agus Sudarko berhasil diringkus tanpa perlawanan dan mengakui semua perbuatannya,” kata Arief.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan sejumlah barang bukti lain. Di antaranya satu buah ponsel, satu unit motor Yamaha Mio J N 2135 IK yang dipakai sebagai sarana mengedarkan sabu.

Usai mengamankan Agus Sudarko, petugas kembali bergerak dan membekuk tersangka lain yakni Dinda Arya Adytya (32) pria asal Jalan Suningrat, Desa Ketengan, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Dari tangan tersangka, polisi menemukan satu poket SS seberat 0,28 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok. Selain itu satu tas kecil berisi korek api, sekrop dari sedotan plastik, pipet kaca, botol plastik alat isap serta satu buah ponsel.

“Semua tersangka itu sudah ditahan di Rutan Mapolres Gresik. Mereka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal empat tahun penjara,” pungkasnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar