Hukum & Kriminal

Tiga dari 11 Tersangka Narkoba Berstatus Pengedar

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 11 tersangka yang diringkus jajaran Satreskoba Polres Pamekasan, akibat kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Tiga di antaranya berstatus sebagai pengedar.

Ketiga tersangka yang terjaring dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019, masing-masing inisial EM (28) warga Kelurahan Kowel, Pamekasan, JP (25) warga Desa Malangan, Pademawu, serta NK (25) warga Sumedangan, Pademawu.

“Dari total tersangka yang ditangkap personil dari jajaran Satreskoba Polres Pamekasan, tiga di antaranya berstatus sebagai pengedar. Delapan lainnya berstatus sebagai pemakai (pengguna),” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo, Kamis (7/2/2019).

Tidak hanya itu, pihaknya juga berhasil membongkar jaringan yang selama ini menjadi sasaran operasi alias Target Operasi (TO). “Dari total tujuh kasus ini, empat kasus di antaranya merupakan TO dan tiga kasus lainnya Non-TO,” ungkapnya.

“Sementara untuk delapan tersangka lainnya meliputi AH (16) dan AM (20) warga Batukalangan, Proppo, AHH (20), SY (25) dan PG (23) warga Kelurahan Bugih, Pamekasan, JA (26) warga Malangan, Pademawu, MZK (33) warga Kelurahan Kowel, Pamekasan, serta YW (32) warga Jl Niaga Kelurahan Barurambat Kota, Pamekasan,” jelasnya.

Dalam operasi yang digelar selama 12 hari terakhir, terhitung sejak Sabtu (26/1/2019) hingga Rabu (6/2/2019) kemarin. Satreskoba Polres Pamekasan juga mengamankan sejumlah barang bukti. “Total BB (barang bukti) yang kita amankan berupa narkoba jenis sabu dengan berat 4,29 gram beserta seperangkat alat hisap,” imbuhnya.

“Sementara untuk ancaman hukuman bagi para tersangka, yakni mulai dari lima hingga 20 tahun penjara sesuai dengan undang-undang tentang narkotika,” pungkas pimpinan yang akrab disapa Pak Teguh. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar