Hukum & Kriminal

Tidak Kapok, Spesialis Pembobol Rumah Ditembak Polisi Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pria berinisial B harus menanggung rasa sakit di kakinya karena ditembak oleh Polisi Resort Kota Banyuwangi. Karena, pria berkumis itu kedapatan kerap kali melakukan pencurian di rumah kosong.

Bahkan tak hanya sekali, Warga Desa Alasrejo Kecamatan Wongsorejo ini tercatat sudah tiga kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama. Dia juga dijuluki sebagai spesialis pembobol rumah.

“Polisi terpaksa menindak tegas tersangka, akibat melawan saat hendak ditangkap. Tersangka tercatat sebagai residivis kasus pencurian dengan pemberatan dan kekerasan dan sudah tiga kali keluar masuk penjara,” ujar Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifuddin, saat konferensi pers di Mapolresta, Senin (16/12/2019).

Sebelum tertangkap, kata Arman, tersangka bersama kawannya berinisial S rumah milik AY warga Desa Watukebo Kecamatan Wongsorejo pada 13 Februari 2019. Keduanya masuk dengan cara melubangi dinding rumah menggunakan obeng dan memukulnya dengan batu.

“Setelah lubang cukup dimasuki orang, tersangka B masuk dan menjarah sejumlah barang berharga korban. Sedangkan tersangka S, berperan mengawasi situasi sekitar,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan, di antaranya, dua buah handphone dan tablet merk Advance. Selain itu, tersangka juga mengambil uang senilai Rp 150.000 dan satu unit semprotan/sprayer charge listrik.

“Hasil jarahan kemudian dibagi dua. Atas kejadian ini, pemilik rumah menderita kerugian mencapai Rp 2.500.000,” terangnya.

B, sempat menjadi buron dan dilakukan pengejaran hingga tertangkap pada 13 Desember 2019 kemarin. Tapi, kawannya  berinisial S telah ditangkap sebelumya dan sudah dijatuhi vonis.

“Tersangka selanjutnya dijerat pasal 363 ayat (1) ke 3, 4, 5 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara,” pungkas Kapolresta. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar