Hukum & Kriminal

Tidak Ada Site Plan, Perumahan Dreamland Tak Kantongi Izin

Pihak kepolisian meninjau perumahan Dreamland untuk mengumpulkan data-data korban dugaan penipuan. [Foto: Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Tidak diajukannya site plan oleh PT. Cahaya Indah Mulia (PT CIM) dalam pembangunan perumahan Dreamland, menjadi salah satu alasan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo tidak memberikan izin pembangunan perumahan tersebut.

Kabid Penataan Ruang DPUPKP Juli Wibowo mengungkapkan site plan itu penting, karena untuk mengatur sustainability lingkungan perumahan. Baik untuk keperluan jalan, drainase, sanitasi, hingga membagi jumlah kavling tanah.

“Yang benar itu site plan disiapkan dulu sebelum mengajukan izin, kasus dreamland ini malah langsung menjual unit rumahnya dulu, jelas ini tidak benar,” kata Juli, saat ditemui di kantornya, Senin(3/1/2020).

Selain tidak ada site plan, kata Juli tim koordinator penataan ruang daerah (TKPRD) tegas menolak karena menyalahi Perda 1/2012 tentang Tata Ruang. Karena lokasi itu area hijau, peruntukannya bukan untuk perumahan. Selain itu karakteristik tanahnya gembur, tidak cocok untuk bangunan. Juli menyayangkan sikap Sarjito yang sudah menjual kavling perumahan itu sejak 2017, padahal belum mendapatkan izin.

“Dan yang paling mendasari kami menolak tentu keamanan. Perumahan Dreamland itu perbatasannya ada tebing yang rawan longsor,” pungkasnya.(end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar