Hukum & Kriminal

Tes Urine, Belasan Anggota Satpol PP Jombang Mangkir

Jombang (beritajatim.com) – Sedikitnya 18 anggota Satpol PP Jombang mangkir saat diadakan tes urine di kantor tersebut, Rabu (28/8/2019). Mangkirnya anggota tersebut berbagai alasan. Mulai izin sakit, lepas dinas, hingga sedang rapat.

Kepala Seksi Sumber Daya Aparatur Satpol PP Jombang, Asnan mengatakan, tes urine yang dilakukan mendadak itu bekerjasama dengan Satuan Resnarkoba Polres Jombang.

Itu dilakukan sebagai upaya mengantisipasi peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan ASN (aparatur sipil negara). Apalagi, salah satu oknum anggota Satpol PP setempat ada yang tertangkap ketika menggelar pesta kristal haram tersebut.

Asnan mengungkapkan, tidak semua anggota Satpol PP hadir dalam tes urine itu. Dari total 86 anggota, yang mengikuti sebanyak 68 orang petugas. Sisanya, ada yang sedang rapat di Malang, izin sakit, serta lepas dinas.

“Tes urine ini untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan ASN. Tes ini sifatnya wajib, agar kejadian anggota yang menggunakan narkoba ini tidak terulang lagi,” ujar Asnan usai kegiatan.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Mochammad Mukid menjelaskan, sebanyak 68 anggota Satpol PP diambil sampel urine. Walhasilnya, setelah dilakukan pemeriksaan menggunakan strip test (rapid test strip), tidak ada satupun terindikasi menggunakan narkotika.

“Strip test ini mendeteksi kandungan narkoba dengan tiga parameter, yakni Marijuana (THC), amphetamine (AMP) dan Morphine (MOP) Sehingga hasilnya dapat diketahui secara langsung dan terbuka. Dari 68 anggota, semuanya negatif,” pungkas Mukid. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar