Hukum & Kriminal

Tes Urine Bagi Calon Mempelai Juga Diterapkan di Kota Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur mensyaratkan pasangan calon pengantin yang akan menikah untuk melakukan tes urine mulai berlaku awal Agustus 2019 mendatang. Tes urine diberlakukan di 15 daerah dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Ini menyusul karena kantor perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) hanya berada di 15 daerah tersebut. Yakni BNN Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Batu, Kota Kediri, Kota Mojokerto, Kabupaten Malang, Nganjuk, Tulungagung, Gresik, Trenggalek, Lumajang, Blitar, Kediri, Sidoarjo dan Sumenep.

Plt Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kemenag Kota Mojokerto, Bambang Sunaryadi mengaku, pihaknya belum menerima surat resmi dari Kanwil Kemenag Jawa Timur terkait hal tersebut. “Belum ada, tapi Kota Mojokerto sudah masuk data karena ada BNN Kota (BNNK). Jadi kita hanya tinggal nunggu juknisnya saja,” ungkapnya, Senin (22/7/2019).

Masih kata Bambang, tanggal 15 Juli sampai 17 Juli lalu, pihaknya sudah mengirim perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Magersari dan KUA Prajuritkulon untuk mengikuti workshop di Surabaya untuk bimas se-Jawa Timur. Masing-masing dua orang yakni, Ketua KUA dan penghulunya.

“Nanti hasilnya akan kita bahas bersama. Informasi dari Kanwil mulai Agustus akan diterapkan dan itu sebagai persyaratan mengajukan pernikahan di KUA. Terkait tesnya, Kanwil sudah MoU (Memorandum of Understanding, red) dengan BNN Provinsi (BNNP, red). Minggu depan kita akan koordinasi dengan BNNK,” katanya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar