Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Tertibkan Jam Malam, Satpol PP Dihajar Pengunjung Alexis Karaoke Rasa Sayang Group Manukan

Alexis Karaoke Manukan yang disegel oleh Petugas

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang Satpol PP Kecamatan Tandes dihajar oleh sejumlah orang, Selasa (07/12/2021) sekitar pukul 00.15 WIB saat melaksanakan tugas menghimbau aturan jam malam di Alexis Karaoke Rasa Sayang Group di jalan Manukan.

Karmidi (56), salah satu saksi yang melihat menjelaskan, pada saat itu sekitar jam 23.45 WIB datang petugas Satpol PP dari Kecamatan Tandes untuk memperingatkan aturan Pemerintah Kota Surabaya tentang aturan jam malam. Namun, tiba-tiba satu orang Satpol PP dihajar begitu saja oleh sejumlah orang berambut cepak.

“Datang Satpol PP mungkin 11 orang mas. Disuruh tutup karena aturan jam malam kan jam 12 tiba-tiba dihajar dikeroyok mas,” ujar Karmidi, Rabu, (8/12/2021).

Menurut Karmidi, tempat karaoke yang menyediakan purel dan miras tersebut memang diketahui selalu buka hingga pukul 03.00 WIB. Bahkan sempat diprotes oleh warga sekitar karena suara dari dalam mengganggu. Selain itu, tamu dari Alexis Rasa Sayang Group juga kerap berbuat onar dengan teriakan dan ricuh.

“Setau saya warga sini sempet laporan ke pihak polisi mas tapi tetap buka aja sampe jam 3, sering kisruh mas biasa orang mabuk,” imbuhnya.

Pantauan beritajatim pada Rabu (8/12/2021) jam 02.00 WIB tempat milik Heri Kuncoro ini tersegel oleh police line. Hal ini membuat event yang diselenggarakan oleh Alexis dengan mengundang Dj Tessa gagal terselenggara. Bahkan, Tessa sempat mengunggah story di Instagramnya sebagai permintaan maaf karena gagal tampil.

“Gaes ternyata event ini baru dibatalkan, dikarenakan ada insiden,” tulis Dj Tessa sambil memandang poster event bergambar dirinya yang diselenggarakan Alexis, Selasa, (7/12/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Kantor kecamatan Tandes, membenarkan ada Satpol PP yang dihajar saat melaksanakan tugas. Sayangnya, ketika beritajatim berusaha mengkonfirmasi kepada Camat Tandes, Dodot Waluyo tidak memberikan jawaban lewat pesan singkat Whatsapp maupun panggilan telepon. Ketika didatangi di kantornya pada Rabu, (08/12/2021) siang, Dodot tidak ada di kantor.

“Tadi datang kesini mas (yang mukul), diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar salah satu narsum yang tidak ingin namanya disebut.

Sementara itu, pihak Polsek Tandes juga tidak berkomentar perihal kerusuhan yang terjadi di Alexis Karaoke. Dihubungi terpisah Kanit Reskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto juga tidak membalas pesan yang dikirimkan.

Sementara dikonfirmasi melalui ponselnya, Kasatpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengaku belum mendapatkan laporan dari Camat Tandes. “Pak camat belum laporan saya,” pungkasnya singkat. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar