Hukum & Kriminal

Tertangkap Curi Handuk, Pria di Tuban Dihajar Warga

Seorang pria gelandangan yang ditangkap warga setelah masuk rumah dan mencuri handuk di Desa Genaharjo, Kec Semanding, Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban menangkap seorang pria yang kedapatan memasuki rumah warga untuk mencuri handuk.

Dalam rekaman videonya yang beredar viral, sejumlah warga yang merasa kesal langsung menghajar pria tersebut. Bahkan pelaku sempat diikat dengan tali tambang. Pelaku yang diduga merupakan pria gelandangan itu dilaporkan ke polisi. Selanjutnya, diserahkan ke Dinas Sosial Tuban setelah proses mediasi, Kamis (22/4/2021).

Pria yang tertangkap mencuri handuk dan dihajar warga itu diketahui berinisial HF (30), warga Desa Holudanau, Kecamatan Pulau Beringi, Kabupaten Okuselatan, Sumatra Selatan. Awalnya pria gelandangan itu numpang truk trailer dari Semarang, hingga sampai di sekitar alun-alun Kota Tuban.

“Setelah turun di alun-alun, selang beberapa lama kemudian pelaku menumpang kendaraan kontainer lagi dan turun di Jembatan Kepet, Desa Tunah. Karena dua hari tidak makan kemudian pelaku menuju kampung tepatnya di Desa Genaharjo,” terang AKP M Adhy Makayasa, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Berdasarkan pengakuannya, saat sampai di kawasan perkampungan desa tersebut, pelaku mencari rumah yang terdapat makanannya. Pertama kali ia memasuki rumah milik Marsi (60), warga Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, dan kemudian mengambil handuk, karena pelaku tidak menemukan makanan.

Setelah dari rumah perempuan itu, selanjutnya pria gelandangan itu kembali berusaha masuk rumah Lindra yang saat itu pintunya dalam posisi tertutup. Namun, apesnya ketika baru mau membuka pintu rumah, pria asal luar Jawa itu ketahuan pemilik rumah tersebut dan kemudian menangkapnya.

“Mengetahui hal tersebut, warga berteriak maling maling-maling, lalu korban mengejar pelaku sambil dibantu warga sekitar. Dan akhirnya pelaku dapat ditangkap,” tambah Kasat Reskrim saat dikonfirmasi terkait kejadian itu.

Sementara itu, terkait dengan adanya kejadian tersebut pihak korban tidak melanjutkan perkaranya dan sepakat utuk diselasaikan secara kekeluargaan. Selanjutnya pelaku diserahkan ke Dinas Sosial Tuban karena pria tersebut tidak memiliki identitas diri.

“Terkait kejadian itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pelaku kemudian diserahkan ke Dinas Sosial untuk dikembalikan ke tempat asalnya,” pungkasnya. [mut/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar