Hukum & Kriminal

Tersangkut Dugaan Korupsi Kapitasi, Dirut RSUD Kanjuruhan Dinonaktifkan

Malang (beritajatim.com) – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Kanjuruhan. Arbani menggantikan Abdurrachman yang sudah ditetapkan tersangka kasus korupsi dana kapitasi.

Hal itu disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi seusai menandatangani surat penonaktifan Abdurrachman sebagai Dirut RSUD Kanjuruhan.

“Sudah dinonaktifkan mulai kemarin. Suratnya sudah saya berikan sehingga terhitung mulai Senin sudah tidak berdinas sebagai Direktur RSUD Kanjuruhan,” kata Sanusi, Selasa (28/1/2020).

Menurut Sanusi, dengan ditunjuknya Arbani menggantikan Abdurrachman sama sekali tidak menyalahi aturan.

“Ya tidak masalah. Karena yang dijabat itu tugas pokok dan fungsinya serumpun. Jadi bisa mengisi posisi tersebut,” ungkap pria yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati ini.

Posisi Arbani sendiri nantinya bakal dilengserkan ketika sudah ada Dirut yang definitif. Sanusi pun menyebut, belum tahu sampai kapan Arbani bakal menjabat Plt Dirut RSUD Kanjuruhan.

“Ya belum tahu secara pasti kapan, pokoknya nanti kalau sudah ada pimpinan definitif nanti diganti,” pungkasnya. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar