Hukum & Kriminal

Terpaksa Menganggur, Ratusan Pengemudi Terima Bantuan dari Polres Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Dampak pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga kini sangat dirasakan sekali oleh sektor transpotasi. Khususnya para pengemudi. Pasalnya selama pandemi Covid-19 dan akan menuju new normal, para pengemudi sudah tiga bulan tidak bekerja.

Kendati tak bekerja lagi, ratusan pengemudi masih beruntung. Hal ini karena mereka mendapat bantuan insentif Rp 600 ribu setiap bulan melalui program peduli keselamatan yang dilakukan oleh Satlantas Polres Gresik.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra melalui Kanit Patroli Ipda Darwoyo mengatakan, program peduli keselamatan ini diprioritaska bagi pengemudi terkecuali ojek online (Ojol). Sebab, mereka yang terdampak sekali adanya Covid-19.

“Total ada 1.100 pengemudi yang mendapat bantuan dari Korlantas Mabes Polri. Program ini nantinya berkelanjutan. Diutamakan bagi pengemudi yang tidak bekerja. Mereka diberi pelatihan, dan materinya agar tidak bosan kami akan mengundang pihak rumah sakit terkait dengan penanganan laka,” katanya, Rabu (3/06/2020).

Bantuan berupa insentif itu, dalam bentuk berupa pelatihan yang dikemas dalam bentuk edukasi mengenai keselamatan berlalu-lintas.

Sementara itu, Ari Eko Susanto (44) salah satu pengemudi bus pariwisata asal Cerme, Gresik menuturkan, dirinya sejak 2009 berprofesi sebagai sopir bus wisata. Namun, sejak tiga bulan terakhir berhenti total akibat dampak Covid-19.

“Sudah tiga bulan berhenti total bekerja. Untuk menyambung hidup istri saya bekerja berjualan buah dan telur secara online. Alahamdulillah dapat bantuan dari Satlantas,” tuturnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar