Hukum & Kriminal

Teror Bondet di Lumajang Diduga Terkait Pilkades

Petugas mengamati dampak dari ledakan bondet dirumah warga.

Lumajang (beritajatim.com) – Teror bom ikan atau dikenal dengan sebut bondet terhadap 3 rumah warga di Desa Bence dan Krasak Kecamatan Kedujajang diduga berhubungan panasnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Hal ini disampaikan oleh Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban di Mapolres, Selasa (27/8/2019).

“Dari analisa dan keterangan masyarakat, teror seperti ini terjadi saat Pilkades,” kata Arsal pada wartawan.

Masih kata dia, masyarakat diharapkan tetap melakukan siskamling bersama Satgas Keamanan Desa. Warga tidak perlu takut dan resah, tetapi melawan.

“Tindakan seperti ini hanya seorang pengecut,” paparnya.

Kapolres Lumajang, untuk mengungkap tokoh di balik dan pelaku teror pelemparan bondet, menerjunkan tim intelejen khusus. Kemudian Tim Cobra melakukan patroli dan menyasar pada orang-orang yang dianggap menganggu kamtibmas.

“Saya sudah minta ke Tim Cobra, untuk mengungkap,” jelasnya.

Petugas terus meminta keterangan pada saksi korban, apakah sebelumnya ada ancaman. Kemudian terus mejaring opini ditengah masyarakat yang bisa melakukan aksi teror.

“Pokoknya masyarakay jangan pilih kades yang bertindak seperti ini, jelas tidak amanah,” ujar Kapolres. [har/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar