Hukum & Kriminal

Terlilit Utang, Pemuda Asal Lampung Curi Laptop dan Handphone

Pelaku YF saat dimintai keterangan oleh petugas Polsek Ponorogo Kota.(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Niat pulang ke kampung halaman di Lampung harus diurungkan oleh laki-laki berinisial YF. Pemuda berumur 22 tahun itu harus mendekam di penjara, setelah ditangkap oleh satreskrim Polsek Ponorogo Kota karena kedapatan mencuri laptop dan handphone.

“Pelaku berhasil kami tangkap saat akan menjual hasil barang curian itu kepada toko maupun atau jasa servis laptop di Ponorogo,” kata Kapolsek Ponorogo Kota AKP. Haryo Kusbintoro, Kamis (2/3/2020).

Pencurian itu berawal dari kebiasaan pelaku yang sering nongkrong di warung angkringan korban di jalan Dieng Kelurahan Bangunsari Ponorogo. Merasa sudah tahu lokasi, pelaku YF melancarkan aksinya saat warung tutup pada malam hari. Pemuda yang drop out (DO) dari perguruan tinggi terkemuka di bumi reyog, berhasil mencuri handphone dan laptop milik korban yang ditinggal di warungnya.

Menurut pengakuan pelaku, kata Haryo Kusbintoro uang dari hasil pencurian rencananya akan dibuat untuk membayar hutang kepada temannya. YF punya hutang Rp 2 juta untuk memperbaiki mobil rental yang disewanya rusak karena terjadi serempetan di Jogjakarta. Selain itu juga untuk bekal pulang ke Lampung. Korban pemilik warung ini menderita kerugian Rp 11 juta.

“Atas perbuatannya, kami menjerat pelaku YF dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar