Hukum & Kriminal

Terlilit Utang, Janda di Ponorogo Tipu Sana-sini

Pelaku SW saat dimintai keterangan oleh jajaran polsek kota.(foto : Endra Dwiono).

Ponorogo (beritajatim.com) – Aksi tipu-tipu SW (46), janda asal Desa Kunti Kecamatan Bungkal Ponorogo berujung bui. Setelah jajaran Polsek Kota berhasil mengamankannya waktu berada di jalan Menur Ponorogo. SW ditangkap karena diduga menggelapkan mobil rental.

“Pelaku ini licin, saat akan ditangkap selalu berpindah-pindah tempat, sampai akhirnya bisa diamankan di jalan Menur itu,” kata Kapolsek Kota AKP. Haryo Kusbintoro, Jumat (11/10/2019).

Modus yang digunakan, Kata Kusbintoro pelaku SW ini awalnya menyewa mobil rental selama 10 hari dibayar lunas di depan. Kemudian diperpanjang lagi lima hari. Setelah selesai waktu penyewaan, mobil tak kunjung kembali. “Menurut pengakuan SW, mobil itu digadaikan laku Rp. 40 juta kepada seseorang di Magetan,” katanya.

Uang dari hasil menggandaikan mobil tersebut, dibuat pelaku untuk membayar hutang. Karena selain melakukan penggelapan mobil rental ini, pelaku diduga juga melakukan tipu-tipu dan juga banyak korbannya. Kusbintoro menyarankan jika ada masyarakat yang merasa tertipu oleh pelaku, untuk melaporkan ke pihaknya.

“Diduga korban dari SW ini banyak, diharapkan mereka para korban segera melapor. Selama ini uang hasil tipu-tipu itu buat membayar hutang,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SW dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUHP. Karena perbuatan pelaku sudah memindah tangankan barang milik orang lain dengan melawan hukum. Sehingga orang itu merasa dirugikan. “Janda SW diancam dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkasnya.(end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar