Hukum & Kriminal

Terlilit Hutang Rentenir, Warga Babadan Gelap Mata

Sidoarjo (beritajatim.com) – Dikejar-kejar tak bisa bayar hutang di rentenir sebesar Rp 5 juta, membuat Satri Suprandi (21), warga Jl. Babadan Gg 02, RT 07 RW 05, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, gelap mata.

Dia nekat mencuri motor (curanmor) milik Zainudin Latif (45), warga Pucanganom, Sidoarjo. Apesnya, saat membawa lari motor hasil curiannya, kepergok korban dan tertangkap basah. Oleh korban dan teman kerjanya yang mengetahui kejadian, pelaku dilaporkan dan digiring ke Polsek Taman.

Kejadian itu bermula, korban masuk kerja di CV Sinar Mandiri Sentosa Jl Ngelom Rolak, Kelurahan Ngelom, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Dan korban pun memarkirkan kendaraannya di depan CV. Sinar Mandiri. Selang 2 jam, motor milik korban jenis Honda Beat nopol W 3432 PB itu dibawa orang tak dikenal. Risa Irwanto, rekan kerja korban memergoki aksi curnamor itu.

Namun Risa tidak berani menegur, melainkan menanyakan terlebih dahulu kepada korban. Saat ditanyakan, ternyata korban tidak meminjamkan ke seseorang. “Setelah ditanya saksi Risa Irwanto, korban mengaku tidak meminjamkan, kepada siapa pun dan langsung dikejar,” kata Kapolsek Taman, Kompol Samirin, Kamis (17/1/2019).

Setelah korban tahu kalau motornya hilang digondol maling, mereka (saksi dan korban) bergegas melakukan pengejaran terhadap pelaku dengan cara berpencar menyisir jalanan di kawasan Ngelom. Upayanya ternyata membuahkan hasil. Risa Irwanto memergoki pelaku yang sedang mendorong motor korban. “Saksi Risa Irwanto, saat itu melihat pelaku mendorong motor,” lanjut Samirin.

Samirin menambahkan, pelaku dihentikan oleh Risa Irwanto. Setelah ditanya, pelaku mengakui bahwa motor tersebut miliknya. Tapi setelah disuruh menunjukkan surat kendaraan, pelaku tidak dapat menunjukkan.

Selanjutnya Risa Irwanto menelpon korban Zainuddin Latif. Dan memberitahu kalau motornya sudah ketemu di gang VI daerah Ngelom. Setelah korban datang, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Taman. “Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara,” tegas mantan Kapolsek Wonoayu itu.

Sementara di hadapan petugas, pelaku mengaku terpaksa mencuri motor tersebut karena terbelit hutang di rentenir. “Rencana uang jual motor akan saya gunakan untuk bayar hutang sebesar Rp 5 juta di rentenir. Dan baru kali ini saya mencuri,” akunya memelas. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar