Hukum & Kriminal

Terlibat Transaksi Narkoba, Pelajar SMA di Sumenep Dibekuk Polisi

Sumenep (beritajatim.com) – AMT (19), seorang pelajar SMA, warga Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, dibekuk aparat kepolisian karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu.

“Tersangka ditangkap di depan warung pinggir jalan raya Desa Ambunten Timur Kecamatan Ambunten,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Jumat (09/08/2019).

Selain AMT, polisi juga meringkus SLH (47), warga Desa Campor Barat, Kecamatan Ambunten yang diduga menjadi pemasok sabu.

Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat, bahwa akan ada transaksi sabu di pinggir jalan di Ambunten. Saat mendapat informasi pasti bahwa tersangka AMT membawa sabu, maka petugas pun melakukan penggeledahan. “Dalam penggeledahan itu ditemukan satu poket sabu di tangan kiri tersangka AMT. Ketika ditanya dapat darimana, AMT mengaku membeli sabu dari SLH,” ungkap Widiarti.

Petugas pun langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap SLH. Saat diinterogasi, SLH mengakui jika telah menjual sabu kepada AMT. “Dari tangan AMT, kami menyita barang bukti berupa satu poket sabu seberat 0,62 gram,” terang Widiarti.

Kedua tersangka dibawa ke Polres Sumenep untuk menjalani proses penyidikan. “Mereka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” jelasnya. (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar