Hukum & Kriminal

Sidang Ujaran Kebencian

Terkait Ujaran Kebencian Ahmad Dhani, Ini Kata Ahli Bahasa

Surabaya (beritajatim.cim) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendatangkan ahli bahasa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Andik Yuliarto dalam sidang kasus vlog Idiot yang dilakukan Dhani Ahmad Prasetyo hingga dia berstatus terdakwa di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/3/2019).

Dalam keterangannya, ahli bahasa ini mengaku melihat video dari hand phone terdakwa Ahmad Dhani saat dirinya diperiksa oleh penyidik.

Berdasarkan hasil analisanya sebagai seorang ahli, dirinya pun berpendapat ada penghinaan dalam vlog itu. Vlog tadi sudah ada pesan yang disampaikan dan sudah ada yang dituju.

” Ada sebuah peristiwa, ada seseorang bersama kelompoknya yang berbicara tentang keadaan disitu. Ada kelompok yang menghadang, dan kemudian ADP mengatakan oh itu idiot sambil jari telunjuknya menunjuk arah keluar,” kata Andik di ruang sidang Candra, Pengadilan Negeri Surabaya sambil melihat vlog vidio dari HP ADP yang diputar jaksa, Selasa (13/3/2019).

Sebelumnya, Andik menjelaskan bahwa kata menghina dan penghinaan sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berbeda artinya. Menghina adalah kata aktif yang merendahkan martabat orang lain.

“Sedangkan penghinaan itu kata benda, seseorang yang melakukan penghinaan.
Dalam penghinaan itu ada subyek yang dituju. Maksud dari penghinaan itu menyampaikan pesan yang bertujuan membuat orang itu jatuh, ” papar Ahli.

Sementara kata Idiot, menurut ahli kerap digunakan dalam psikologi untuk mengukur seberapa besar tingkat IQ.

“Seseorang dikatakan idiot adalah rangking terendah. Kata idiot adalah
orang yang mempunyai tarap berpikir paling rendah dalam tingkatan kecerdasan seseorang,” katanya.

Dalam keterangan lainnya, ahli Andik Yulianto juga menyatakan bahwa bahasa adalah pencerminan dari sebuah peristiwa. Sedangkan kalimat yang disampaikan secara lisan disebut ujaran. Dan setiap ujaran punya maksud-maksud tertentu.

” Sedangkan Gestur atau gerak tubuh. Gestur termasuk bahasa-bahasa isyarat. Sementara transmisi versi KBBI artinya meneruskan sesuatu pesan. Sedangkan distribusi adalah penyebar luasan yang bertujuan supaya pesan itu dapat dinikmati orang yang lebih banyak.

Informasi elektronik sama dengan pesan yang diatur dengan menggunakan perangkat mesin-mesin tertentu atau komputer dan pesan itu disimpan disitu dan sewaktu-waktu bisa diputar-putar ulang,” ujarnya.[uci/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar