Hukum & Kriminal

Terkait Narkoba, Tiga Oknum Polsek Mulyorejo Tetap Jalani Sidang Kode Etik

Foto: ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Tiga oknum Polsek Mulyorejo tetap menjalani sidang kode etik Polisi Republik Indonesia (Polri). Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo saat dihubungi beritajatim.com, Kamis (25/6/2020).

Menurutnya, kepolisian akan menindak ketiga oknum ini dengan sidang kode etik Polri usai sidang pidana selesai. Sehingga, ketiga pelaku harus menyelesaikan perkara pidananya terlebih dahulu.

“Kita masih menunggu hasil sidang pidananya nanti. Jika sudah dinyatakan rehab atau pidana penjara oleh pengadilan. Baru sidang kode etik berjalan. Ya benar ketiganya akan kena sidang kode etik Polri,” kata AKBP Hartoyo.

Seperti yang diberitakan sebelumnya Unit 2 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan 4 orang tersangka penyerahan tim Paminal Polda Jatim, Kamis  (11/6/2020). Ketiga oknum pelaku yang diamankan yakni AR alias Lento, (38), FR (43), LR (37) dan warga sipil yakni LAH (25).

Keempatnya diamankan di hotel Taman dan di Polsek Mulyorejo. Wakapolrestabes Surabaya, menjelaskan jika dua oknum diduga positif memakai sabu bersama LAH. Sementara menurut informasi satu oknum lagi diamankan di Mapolsek Mulyorejo.

AKBP Hartoyo Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya

“Ada dugaan pemakaian sabu dan penerimaan uang suap dan atau memeras Rp 75 juta. Tapi untuk uang sudah dikembalikan ke keluarga bandar sabu yang dilepas itu. Pengembalian uang dua pekan sebelum penangkapan dari Provos Polda Jatim,” jelas AKBP Hartoyo

Seperti diberitakan sebelumnya, berawal dari mencuatnya berita bahwa ada beberapa oknum polisi (anggota Polsek Mulyorejo.red) yang melakukan pembebasan terhadap bandar narkoba bernama Hasym.

Tim Paminal dipimpin AKP Yuyus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan pada hari Kamis tanggal 11 Juni 2020 lalu petugas mengamankan salah satu anggota bernama AR  dan warga sipil bernama LAH di hotel sekitar Mapolsek tempat oknum bekerja.

Lalu dilakukan Interogasi terhadap kedua tersangka dengan hasil bahwa benar BB yang ditemukan di TKP adalah sisa milik Hasym yang pernah diamankan oleh mereka dan dilepaskan dengan negosiasi Rp 75 juta Rupiah.

Sampai akhirnya mengamankan FL dan LR diamankan petugas dan diserahkan ke Satnarkoba Polrestabes Surabaya untuk ditindak dengan pasal Pasal 127 UU No 35 tahun 2009 tentang Tindak Pidana Narkotika. Sebab terbukti mengkonsumsi Narkotika jenis Sabu (dari hasil tes urin.red).(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar