Hukum & Kriminal

Terkait Investasi MeMiles, Vokalis Band Hello Diperiksa Polda Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Penyidik Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, yang dikomandani oleh Kompol Suryono memeriksa Widi Nugroho, Rabu (18/3/2020).

Vokalis Hello Band itu penuhi panggilan penyidik sebagai saksi terkait kasus MeMiles. Pada awak media, vokalis yang ngetop dengan lagu Ular Berbisa ini mengaku sempat menyetor uang Rp 300 juta. “Aku sempat setor Rp 300 juta dan aku seharusnya dapat reward dari PT Kam Anda Kam. Namun sampai sekarang ga dapat juga,” katanya.

Sampai saat ini, Adi masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Indagsi Kriminan Khusus Polda Jatim. Sementara terungkapnya kasus MeMiles yang pernah mendapat apresiasi dari anggota Komisi III DPR RI, ini karena selain berhasil membongkar kasus itu, juga proses penanganan penyidikan cukup cepat hingga berkas perkara pemeriksaan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Kunjungan kerja (kunker) anggota Dewan, Arteria Dahlan ini, selain untuk memantau perkembangan kasus investasi ilegal “MeMiles” PT Kam And Kam berkedudukan di Jakarta, sekaligus ingin mendengar laporan perkembangannya dari

Tim penyidik yang menangani kasus MeMiles diketuai oleh Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan, ini terus bekerja ekstra untuk menuntaskan proses penyidikannya.

Untuk diketahui, sudah 8 publik figur yang telah diperiksa terkait dugaan keterlibatan di MeMiles. Mulai dari Eka Deli, Marcello Tahitoe atau Ello, Adjie Notonegoro, Pinkan Mambo, Tata Janeeta, hingga Cucu Mantan Presiden Soeharto Ari Sigit beserta istrnya Rika dan Regina.

Selain itu, tim penyidik Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim juga sudah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini, yakni dua bos PT Kam and Kam, Kamal Taracan alias Sanjay (aktor intelektual) dan Suhanda, motivator sekaligus perekrut artis berinisial Martini Luisa alias Eva (Ahli Akupungtur), Tim IT MeMiles berinisial Prima Hendika dan Sri Wiwit selaku pengatur Reward.

Sedang barang bukti yang sudah diamankan uang sebanyak Rp128,1 miliar, 24 mobil dan aneka barang. Barang bukti mobil ini dijejer rapi di halaman gedung Tribrata Mapolda Jatim. Kasus MeMiles yang digelar kepada awak media 3 Januari 2020 lalu ini, sekali lagi, mendapat perhatian anggota DPRI Komisi III. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar