Hukum & Kriminal

Terkait Investasi Bodong Memiles, Polda Jatim Periksa Sejumlah Orang Penting

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Kabid Humas Kombes Trunoyudo

Surabaya (beritajatim.com) – Proses penyidikan kasus penipuan investasi bodong dengan menggunakan aplikasi MeMiles kembali memeriksa sejumlah publik figur. Kali ini, tim penyidik Subdit indagsi Kriminal Khusus Polda Jatim memeriksa tiga orang saksi, mereka adalah AHS , AN dan TJ.

” Hari ini Polda Jatim memeriksa tiga orang yakni AHS, AN dan TJ, semunya sudah mengkonform untuk hadir,” ujar Kapolda Jatom, Irjen Pol Luki Hermawan, Rabu (22/1/2020).

Selain itu lanjut Kapolda, penyidik juga sudah menyita dua kendaraan mewah milik AHS. Dimana kendaraan tersebut saat ini sedang dibawa penyidik dari Jakarta ke Polda Jatum.

Terkait pemeriksaan terhadap tiga saksi ini, Luki mengatakan ketiganya diperiksa sebagai saksi lantaran nama mereka disebut oleh saksi dan juga tersangka yang telah diperiksa sebelumnya, termasuk dari hasil digital forensik.

“Jadi, kami memandang perlu saksi yang terus kami periksa didalami. Intinya kami ingin menyelamatkan aset para mamber,” ucap Luki.

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan lima tersangka, yaitu Direktur PT Kam and Kam Kamal Tarachan, Manajer Suhanda, dr. Eva Martini Luisa sebagai motivator, Prima Hendika selaku Kepala Tim IT Memiles, serta Sri Wiwit yaitu orang kepercayaan Direktur PT Kam and Kam yang bertugas membagi reward kepada para anggota.

Polisi juga menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp128 miliar, 20 unit mobil, dua unit sepeda motor, serta puluhan barang elektronik dan beberapa aset berharga lainnya. [uci/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar